logo


Minta Jokowi Tidak Pakai Wiranto Lagi, Komisioner Ombudsman Bilang, "Apa yang Dilakukan Wiranto Berlebihan"

"Pak Jokowi, tolong jangan pakai Wiranto lagi"

24 Mei 2019 14:04 WIB

Presiden memberi ucapan selamat ulang tahun kepada Menko Polhukam, Wiranto, sebelum pimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta (4/4).
Presiden memberi ucapan selamat ulang tahun kepada Menko Polhukam, Wiranto, sebelum pimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta (4/4). setkab.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Komisioner Ombudsman RI, Laode Ida meminta Jokowi untuk tidak menggunakan lagi Wiranto dalam pemerintahan Jokowi-Ma'ruf dalam 5 tahun mendatang.

Laode menilai Wiranto terus mengeluarkan pernyataan yang mengancam dan berlebihan bergaya orba. Hal ini sebenarnya tidak terlalu gawat, tapi dibuat seolah-olah genting. Akibatnya rakyat diperlakukan seperti penjahat.

Baca Juga: Dituduh Partai Abu-abu oleh Gerindra, Andi Arief Singgung Kerusuhan 22 Mei, "Apa yang Partai Anda Lakukan"


Klaim Tahu Siapa Dalang Dibalik Ambulan Berisi Amplop, Wiranto: Kami Punya Aparat Intelijen

Tuntut MK Tegakkan Keadilan, HNW Bilang, "Karena MK Bukan Mahkamah Kalkulator"

"Pak Jokowi, tolong jangan pakai Wiranto lagi. Gaya orba Wiranto justru akan menjatuhkan bapak," terang Laode yang diberitakan JPNN.com (23/5).

"Apa yang dilakukan Wiranto terlalu berlebihan. Mereka salah menerjemahkan keinginan presiden untuk menjaga stabilitas politik dan keamanan. Saran saya, dalam kabinet mendatang, jangan lagi dipakai orang-orang bergaya orba ini," tandasnya.

Ia juga menyinggung dalam kerusuhan 22 Mei lalu menurutnya diakibatkan oleh ulah para elit politik yang terus menakuti masyarakat. "Kenapa sampai terjadi kerusuhan? Karena para elite politik terus memainkan perasaan rakyat. Berhentilah menebar ketakutan di rakyat. Ini zaman reformasi, gaya orba tidak usah dipertontonkan lagi," pungkasnya.

Aksi 22 Mei Rusuh, Demokrat Bilang, "Pak Wiranto Tak Cocok untuk Jabatan Menkopolhukam"

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata