logo


Minta Akses Sosmed Dipulihkan, Demokrat Sebut Rudiantara Orang Fasis

Menurut Ferdinand, cara Rudiantara untuk membatasi peredaran informasi tidak akan berguna

24 Mei 2019 13:44 WIB

Tim Komunikasi SBY, Ferdinand Hutahaean
Tim Komunikasi SBY, Ferdinand Hutahaean Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Akibat aksi demo pada 21-22 Mei kemarin, Kementerian Komunikasi dan Informatika memutuskan untuk membatasi akses beberapa media sosial, yaitu Instagram, WhatsApp, dan Facebook.

Ketua Divisi Hukum dan Advokasi Demokrat, Ferdinand Hutahaean, meminta Menkominfo Rudiantara untuk memulihkan akses media sosial. Menurut Ferdinand, cara Rudiantara untuk membatasi peredaran informasi tidak akan berguna.

"Sdr @rudiantara_id , apapun cara anda untuk membatasi perederan informasi tidak akan berguna. Dunia sudah tau dan melihat peristiwa yang ada dan tetap akan beredar pada waktunya," ujar Ferdinand seperti dikutip Jitunews dari akun Twitternya, Jumat (24/5).


Soal Video 'Diserahkan ke TKN', Ferdinand: Hanya Candaan

"Sekarang saatnya pulihkan media sosial dari pembatasan. Jangan bodoh mikirnya. Anda merugikan masyarakat @kemkominfo," lanjut @FerdinandHaean2.

Ferdinand menyebut Rudiantara tidak bisa menahan peredaran data dan informasi. Ia juga menyebut bahwa Rudiantara orang yang berpaham fasis.

Dituduh Partai Abu-abu oleh Gerindra, Andi Arief Singgung Kerusuhan 22 Mei, "Apa yang Partai Anda Lakukan"

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata