logo


Prabowo Ajukan Gugatan ke MK, Politisi PDIP: Tanpa Bisa Membuktikan, Artinya Ingkari Aspirasi Suara Rakyat

"Kalau protes kecurangan tanpa bisa membuktikn, itu sama artinya dengan mengingkari suara rakyat dan anti demokrasi"

23 Mei 2019 10:40 WIB

Masinton Pasaribu.
Masinton Pasaribu. Instagram @masinton

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Politisi PDI Perjuangan, Masinton Pasaribu meminta Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi untuk tidak asal protes tentang kecurangan yang terjadi Pilpres 2019.

Ia pun meminta BPN untuk menyampaikan bukti-buktinya di Mahkamah Konstitusi sesuai dengan konstitusi yang berlaku di Indonesia. Jikalau tidak bisa membuktikan, itu artinya mengkhianati suara rakyat.

Baca Juga: Sebut Pidato Jokowi Ngajak Perang, BPN : Jokowi Tidak Mengucapkan Belasungkawa Korban Aksi 22 Mei


Jika Benar-benar Ajukan Gugatan Pilpres 2019 ke MK, Prabowo Akan Tercatat Sebagai...

Tuding Sudirman Said Bukanlah Negarawan, TKN Bilang, "Melainkan Sikap Melecehkan Konstitusi Indonesia"

"Prinsip dalam hukum pembuktian adalah siapa yang menuduh maka dialah yang membuktikan. Terhadap tuduhan kecurangan yang disuarakan oleh pendukung paslon 02 harus bisa dibuktikan di Bawaslu maupun dalam persidangan MK, serta bersedia mengakui hasil putusan MK," terang Masinton yang diberitakan Okezone.com (23/5).

"Kalau protes kecurangan tanpa bisa membuktikan, itu sama artinya dengan mengingkari suara rakyat dan anti demokrasi," tandasnya.

Prabowo ke MK tapi Demo Rusuh, Ganjar: Ada Sengkuni yang Memprovokasi

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata