logo


Fadli Zon Tegaskan Aksi Demo 22 Mei Bukanlah Aksi dari BPN

Berikut ulasannya

23 Mei 2019 03:30 WIB

Fadli Zon (detik.com)
Fadli Zon (detik.com)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon menyebut aksi demo 22 Mei di depan Bawaslu bukanlah aksi demo yang dibayar.

Fadli menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan inisiatif sendiri dari masyarakat untuk menyerukan aspirasi mengenai hasil pemilu 2019.

"Ini aksi-aksi ini kan datang dari masyarakat. Mereka dengan biaya sendiri, ongkos sendiri. Bahkan ada dari Papua sana sampai menjual motornya. Ibu-ibu menjual motornya untuk datang ke Jakarta ikut aksi ini. Jadi ini bukan aksi-aksi yang dibayar. Kalau ada yang mengatakan aksi dibayar, itu fitnah. Fitnah yang sangat keji. Nggak ada itu," kata Fadli Zon seperti yang dikutip dari laman Detik (23/05)


Menang Pilpres 2019, Jokowi Semakin Kokohkan Dirinya Sebagai Presiden RI Paling...

Lebih lanjut, dirinya juga menjelaskan bahwa aksi demo 22 Mei ini bukanlah inisiatif dari BPN melainkan dari masyarakat sendiri.

"Pokoknya tadi kita sudah berusaha bagaimana supaya masyarakat, apalagi suasana perlu kita kondusif. Itu kita mengimbau karena tadi ini aksi masyarakat. Ini bukan aksinya BPN, ini aksinya masyarakat yang peduli pada keadilan dan kebenaran," ujarnya.

Fadli juga mengaku prihatin dengan kondisi korban demo akibat tembakan dari senjata api.

"Ada yang tertembak peluru yang barusan masuk dari jarak katanya pengakuannya 5 meter. Terkena di mata ya. Jadi itu saya kira bagian dari pendataan kita," jelasnya.

Bandingkan Suara Prabowo di Daerah Papua dan Maluku dengan Pilpres 2014! Hasilnya...

Halaman: 
Penulis : Raka Kisdiyatma