logo


Mulai Padati Gedung Bawaslu, Massa Aksi 22 Mei Teriakan, "Pak Polisi Jangan Ikut Kompetisi"

Massa aksi 22 Mei menyanyikan lagu sindiran ke pihak kepolisian

22 Mei 2019 11:34 WIB

Kepolisian melakukan pengamanan di Gedung Bawaslu saat aksi 22 Mei
Kepolisian melakukan pengamanan di Gedung Bawaslu saat aksi 22 Mei Jitunews/Khairul

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Massa aksi 22 Mei mulai memadati sekitaran gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta, Rabu (22/5).

Dalam aksinya tak henti-hentinya menyanyikan lagu sindiran kepada pihak kepolisan.

Baca Juga: Prabowo Ajukan Gugatan ke MK, Yusril Bilang, "Tidak Mudah untuk Membuktikannya ya"


Massa Pendukung Prabowo Ricuh, Amien Rais Salahkan Polisi, "Polisi Berbau PKI Menembak Umat Islam"

JK Sarankan Prabowo Beri Selamat ke Jokowi, BPN Bilang, "Itu ya Paslon yang...."

“Tugas mu mengayomi, tugas mu melindungi. Pak polisi, pak Polisi jangan ikut kompetisi,” teriak massa aksi disekitaran Gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu (22 Mei).

Dari Pantauan Jitunews.com di lokasi, Gedung Bawaslu mendapat pengamanan ketat dari pihak kepolisian. Hal ini terlihat kawat berduri dan aparat kemanan disekitar Gedung Bawaslu.

Dari pantauan Jitunews.com, pihak kepolisan ini berjaga di sekitaran gedung hingga empat arah jalan di sekitar gedung Bawaslu, yaitu jalan MH Thamrin menuju Monas, Bunderan Hotel Indonesia, Tanah Abang dan ke Kebon sirih.

Sebut Aksi 22 Mei Bukan Makar, Neno Warisman: Kita Berkumpul di Sini untuk Menjalankan Firman Allah

Massa aksi 22 Mei juga memadati jalan MH Thamrin menuju Monas dan Kebon Sirih. Mereka melakukan aksi unjuk rasa dengan pengawalan ketat anggota kepolisian.

Soal Aksi 22 Mei, Novel Bamukmin Membantah dari FPI, "Ini Real Umat Islam"

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Nugroho Meidinata