logo


Begini Harapan Pimpinan DPR Terhadap Kepala BSSN Baru

Bamsoet menilai, Hinsa Saburian mempunyai segudang pengalaman yang mumpuni untuk meningkatkan kinerja BSSN

21 Mei 2019 21:26 WIB

Presiden Joko Widodo alias Jokowi (kanan) memberi ucapan kepada Kepala Badan Siber dan Sandi, Letjen TNI (purn) Hinsa Saburian
Presiden Joko Widodo alias Jokowi (kanan) memberi ucapan kepada Kepala Badan Siber dan Sandi, Letjen TNI (purn) Hinsa Saburian ANTARA/Puspa Perwitasari

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet), mendukung penunjukan mantan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, Letjen TNI (purn) Hinsa Saburian, sebagai Kepala Badan Siber dan Sandi Nasional (BSSN).

Menurutnya, peraih Adhi Makayasa atau penghargaan taruna terbaik Akmil 1986 itu mempunyai segudang pengalaman yang mumpuni untuk meningkatkan kinerja BSSN.

“Ancaman terbesar di era saat ini bukan lagi sekadar mengandalkan kekuatan invansi militer. Melainkan telah bergesar kepada cyber crime, cyber attack, maupun cyber war. Di bawah kepemimpinan Hinsa Saburian, BSSN harus semakin menegakan kedaulatan Indonesia di ranah Siber,” ujar Bamsoet, di Jakarta, Selasa (21/5)


Puan Maharani Didorong Jadi Ketua DPR, Bamsoet: Berkompeten

Politisi Partai Golkar ini berharap, dalam menjalankan keamanan siber, BSSN mampu bekerja secara efektif dan efisien. Dengan cara memanfaatkan, mengembangkan dan mengonsolidasikan semua unsur yang terkait dengan keamanan siber.

“Bahkan, untuk memudahkan kerja, BSSN juga perlu membuat cyberthreat map (peta serangan siber) sebagai big data untuk kemudian dianalisis berbagai potensi dan pola serangannya,” tuturnya.

Bamsoet menambahkan, tidak hanya dalam hal penanganan serangan siber saja, BSSN diharapkan juga mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melindungi data pribadi.

Menurutnya, perkembangan internet yang semakin melesat selain memberikan dampak positif, disisi lain juga memberikan dampak negatif salah satunya menyangkut perlindungan data pribadi.

“Cybersecurity culture dalam ekosistem digital di Indonesia masih belum tumbuh. Karena itu perlu kesadaran semua pihak, baik pemerintah yang diwakili BSSN, private sector maupun dari sisi konsumen sendiri. Sehingga setiap pihak memiliki kesadaran untuk turut memonitor dan menyadari resiko saat menggunakan jaringan digital,” pungkasnya.

Ungkap Pentingya Investasi, Bamsoet: Akan Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Riana