logo


Potong Ayam Jantan di Depan KPK, Korps Merah Putih Tuntut Pimpinan KPK Beri Sanksi Novel Baswedan

"Kalau tidak ada pemberian sanksi maka Novel tidak akan tobat-tobat"

21 Mei 2019 15:13 WIB

Korps Merah Putih gelar aksi di depan Gedung KPK
Korps Merah Putih gelar aksi di depan Gedung KPK Jitunews/Khairul

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ratusan massa dari Korps Merah Putih melakukan aksi unjuk rasa di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam aksinya, KMP melakukan aksi potong ayam jantan, sebagai simbol matinya kepemimpinan Agus Rahardjo beserta komisionernya, dalam memantau tindak-tanduk bawahannya.

Mengingat penyidik senior KPK Novel Baswedan tak kunjung diberi sanksi oleh Agus Rahardjo, padahal Novel diakui sebagai Kader Partai Gerindra oleh Arief Puyono dan Andre Rosiade.

Baca Juga: Ucapkan Terima Kasih ke Masyarakat Atas Kemenangannya, Jokowi: Ini Adalah Sebuah Kedaulatan Rakyat


KPK Sebut Ada Dugaan Korupsi Sistem Pemilihan Rektor di Dua Kementerian Ini

"Kalau tidak ada pemberian sanksi maka Novel tidak akan tobat-tobat. Bisa juga dalam penindakan kasus korupsi bisa tebang pilih. Ini bahaya," kata Koordinator KMP Ichal, di Gedung KPK RI, Jakarta, Selasa (20/5).

Ichal menambahkan bahwa pengangkatan puluhan penyidik KPK tanpa melewati prosedur yang di ditentukan pun turut serta menambah pelik persoalan di dalam internal KPK.

Seharusnya, kata Ichal, pengangkatan penyidik berbasis regulasi perundangan KPK dan melalui seleksi ketat.

PDIP Buka Pintu Koalisi dengan Gerindra, Netizen Bilang, "Ngapain, Jadi Musuh dalam Selimut"

"Kalau KPK seperti ini lalu bagaimana kelanjutan proses pemberantasan korupsi bisa dilakukan secara netral ?," tuturnya.

Dalam hal ini, Ical menekankan bahwa KMP juga meragukan sikap Netral Komisi Pemberantasan Korupsi pasalnya tindak-tanduk yang tergambar di atas, mengarah pada suatu tujuan kepentingan politik golongan tertentu, dalam proses pemberantasan korupsi.

"Bagaimana KPK bisa menunjukkan bahwa KPK Itu netral? KPK harus stop jangan bermain politik, KPK ini bukan lembaga politik tetapi lembaga berantas korupsi," tukasnya.

Unjuk Rasa di Depan Gedung KPK, BPK Sebut KPK Kalah dengan Anak SD

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Nugroho Meidinata