logo


Cerita Zainuri Dihukum 1 Tahun Penjara Gara-gara Order Fiktif Gojek

Riki yang kebingungan kemudian mencoba menghubungi zaiunuri, namun Zainuri sudah tidak bisa lagi dihubungi.

21 Mei 2019 12:02 WIB

Ilustrasi Go-jek.
Ilustrasi Go-jek. JITUNEWS/Rezaldy

PALEMBANG, JITUNEWS - Kalau anda coba-coba order aplikasi online fiktif, awas anda bisa dibui. Baru-baru ini majelis hakim Pengadilan Negeri Palembang menjatuhkan hukuman penjara 1 tahun kepada Zainuri, seseorang yang melakukan order fiktif.

Zainuri didakwa dengan pasal tindak pidana penipuan karena telah melakukan order fiktif di aplikasi Go-Shop.

Cerita bermula ketika Zainuri melakukan order di layanan Go-Shop. Order yang dilakukan pada tanggal 17 Februari 2019 lalu kemudian dilayani oleh driver Riki Hidayat.


Ini 9 Aturan Baru untuk Transportasi Online

Zainuri kemudian ditemui oleh Riki di Jalan Dempo, Palembang. Kepada Riki, Zainuri memberi kotak yang berisi modem kepada Riki untuk diantarkan ke rumah Ardi di Taman Kanteng, Palembang. Namun setelah dicari-cari oleh Riki, alamat tersebut tidak ada.

Riki yang kebingungan kemudian mencoba menghubungi zaiunuri, namun Zainuri sudah tidak bisa lagi dihubungi.

Karena kesal, Riki akhirnya melaporkan persoalan tersebut ke Polsek Ilir Timur I Palembang. Polisi lantas melakukan proses hukum dan menangkap Zainuri.

Majelis hakim akhirnya menjatuhkan hukuman pidana penjara selama 1 tahun karena Zainuri dinilai secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penipuan order fiktif aplikasi online.

"Menyatakan Terdakwa Zainudi bin Wagiran tersebut terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penipuan. Menjatuhkan pidana kepada Terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 1 tahun," putus majelis PN Palembang sebagaimana dikutip Detik, Selasa (21/5).

Nah ini menjadi preseden hukum bila ada masyarakat yang masih coba iseng-iseng melakukan order fiktif. Bagaimana menurut kalian?

Akhir April Ini, Pesta Diskon Online Hingga 97% di Lebih dari 75 e-Commerce

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan