logo


Berniat Jual Ginjal Demi Kebutuhan, Janda Asal Karawang Akhirnya Dapat Bantuan Pemerintah

Kemensos Pastikan Ida Faridha Mendapatkan PKH

21 Mei 2019 11:51 WIB

Ida Faridha membawa spanduk bertuliskan “Dijual Ginjal Demi Sesuap Nasi”
Ida Faridha membawa spanduk bertuliskan “Dijual Ginjal Demi Sesuap Nasi” Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Setelah viralnya kisah Ida Faridha menyita perhatian pengguna kendaraan bermotor di traffic light Bundaran Hotel Indonesia. ia membawa spanduk bertuliskan “Dijual Ginjal Demi Sesuap Nasi” menarik perhatian Kementerian Sosial.

Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita gerak cepat menelusuri keberadaan ibu ida melalui pekerja sosial (Peksos) supervisor guna memberikan bantuan, dan akhirnya pemerintah mengabulkan harapan Ida Faridha (54) warga Karawang untuk mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).

“Laporan dari Peksos supervisor menyebutkan ibu Ida memenuhi syarat untuk masuk dalam PKH karena yang bersangkutan ada tanggungan lansia,” tegas Agus di Jakarta, (21/5).


Cita-cita Bocah Obesitas Asal Kawarang, Ingin Bertemu Presiden Jokowi!

Kesulitan ekonomi yang ditanggung ibu Ida, dikatakan Agus karena ibu Ida terlilit hutang bank keliling dengan bunga yang sangat besar. Hal ini membuat ia tidak bisa berjualan soto kembali.

“Kondisi perekonomian bu Ida Faridha sangat memprihatinkan karena untuk saat ini sudah habis modal dan tidak bisa berjualan soto lagi, karena terlilit utang Bank Emok dan Bank keliling. Disamping itu ia juga mempunyai anak tamatan SMK namun masih menganggur. Tentu ini harus kita pikirkan jalan keluarnya,” tambah Agus.

Agus menjelaskan presiden Jokowi telah memerintahkan jajarannya untuk gerak cepat jika ada masyarakat miskin yang belum mendapatkan bantuan. “Gerak cepat ini merupakan wujud negara hadir ditengah masyarakat. Masyarakat harus diringankan bebannya,” pungkasnya.

Jokowi Adu Panco dengan Kaesang, Ini Komentar Kocak Netizen

Halaman: 
Penulis : Nurman Abdul Rohman