logo


TKN ke Fadli Zon: Sadar Bro, Jangan Gadaikan Persatuan dan Kesatuan Bangsa Hanya Demi Syahwat Politik...

Irma Suryani meminta Fadli Zon untuk segera sadar, tidak mementingkan kepentingan politik, dan lebih baik mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa.

21 Mei 2019 09:29 WIB

Fadli Zon.
Fadli Zon. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Ma'ruf Amin, Irma Suryani menanggapi pernyataan Fadli Zon yang menyebut pendukung Prabowo Subianto - Sandiaga Uno kerap diintimidasi menjelang aksi 22 Mei besok.

Awalnya, Fadli Zon mengatakan masyarakat yang ingin memprotes hasil perhitungan suara pada 22 Mei besok ditakut-takuti oleh polisi adanya aksi teror bom.

Baca Juga: Jelang Aksi 22 Mei, Ngabalin Tantang Kubu 02, "Bikin 2-3 Kali Lipat Aksi 212, Kami Tunggu di Jalan"


Ferdinand Berhenti Dukung Prabowo, Arief Poyuono Bilang, "Baguslah"

Mendengar pernyataan Fadli Zon tersebut, Irma meminta Fadli Zon untuk bertanggung jawab jika terjadi hal yang tidak diinginkan.

"Nanti kalau benar ada yang menunggangi dan kejadian, dia harus tanggung jawab. Jangan kemudian enak aja seperti selama ini minta maaf dan ngeles," jelas Irma seperti yang diberitakan detik.com (20/5).

Jelang Aksi 22 Mei, Prabowo Akui Dapat Laporan Isu Kekerasan, "Tak Ada Niat Kami untuk Makar"

Lebih lanjut, Irma Suryani meminta Fadli Zon untuk segera sadar, tidak mementingkan kepentingan politik, dan lebih baik mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa.

Akui Dirinya Ingin Bangun Bangsa Indonesia, Sandi Bilang, "Jadi Tidak Jadi, Insya Allah ...."

"Sadar Bro, jangan gadaikan persatuan dan kesatuan bangsa hanya demi syahwat politik yang berlebihan. Akibatnya begitu kalah malah malu, karena malu bikin narasi curang," tandas Irma.

Sindir Prabowo, Nasdem Bilang, "Kalahlah dengan Cara Terhormat"

"Main-main dengan politik praktis yang berisiko besar dengan mengabaikan fakta hukum. Kalau punya bukti tinggal lapor Bawaslu dan ajukan ke MK. Kalau nggak punya bukti, ya jangan maksa! Siapa elu?" pungkasnya.

Heran dengan Penangkapan Lieus, Politisi Gerindra: Kalau Sekedar Ngomong Makar Doang, Masa Ditangkap?

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata