logo


Jelang Aksi 22 Mei, Prabowo Akui Dapat Laporan Isu Kekerasan, "Tak Ada Niat Kami untuk Makar"

"Itu bukan pendukung-pendukung kami dan itu bukan sahabat-sahabat saya"

21 Mei 2019 08:59 WIB

Prabowo Subianto mengaku prihatin atas meninggalnya KPPS saat pemilu 2019
Prabowo Subianto mengaku prihatin atas meninggalnya KPPS saat pemilu 2019 Jitunews/Khairul

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Jelang aksi 22 Mei, calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto mendapat laporan adanya isu kekerasan yang akan terjadi di aksi tersebut.

Dalam video berdurasi 7 menit 18 detik, Prabowo mengklarifikasi isu tersebut. Ia mengatakan bahwa orang-orang yang akan melakukan kekerasan bukanlah pendukungnya.

Baca Juga: Sindir Prabowo, Nasdem Bilang, "Kalahlah dengan Cara Terhormat"


Pastikan Ikut Aksi 22 Mei, Ketua Front Kedaulatan Bangsa: Tidak Ada Dipimpin Pak Prabowo

Soal Aksi 22 Mei di KPU, Gerindra Akui Tak Mengakomodir Massa, "Ini Rakyat Kok, Kita Enggak Mengkoordinir"

"Jadi, saudara-saudara kami dapat laporan ada banyak isu-isu katanya ada yang mau bikin aksi kekerasan itu bukan pendukung-pendukung kami dan itu bukan sahabat-sahabat saya. Bukan sahabat-sahabat kami, sekali lagi apapun tindakan lakukan dengan damai," terang Prabowo seperti yang diberitakan Poskotanews.com (21/5).

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa dirinya  dan timnya tidak niat sama sekali untuk makar dan melanggar hukum.

"Tidak ada niat kami untuk makar. Tidak ada niat kami untuk melanggar hukum, justru kami ingin mengamankan hukum. Kami ingin menegakkan kebenaran dan keadilan, katakanlah yang benar itu benar dan yang salah itu salah," tegas Prabowo.

Tak Penuhi Panggilan Kepolisian, Ini Penjelasan Amien Rais

"Saudara sekalian memang berat jalan non violance, anti kekerasan, memang berat, tapi sejarah membuktikan kadang-kadang justru yang berat itu yang akan membawa kebaikan bagi semuanya. Kalau diprovokasi saya mohon jangan membalas," pungkasnya.

Soal Aksi 22 Mei di KPU, Gerindra Akui Tak Mengakomodir Massa, "Ini Rakyat Kok, Kita Enggak Mengkoordinir"

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata