logo


Turun ke Jalan 22 Mei, Purnawirawan Pro-Prabowo Bantah Rencana Makar

Sofyan pun memastikan, gerakan masyarakat dalam proses Pilpres 2019 ini tidak ada kaitannya sama sekali dengan makar

20 Mei 2019 21:29 WIB

 Komjen Pol (Purn) Sofyan Jacob
Komjen Pol (Purn) Sofyan Jacob ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Komjen Pol (Purn) Sofyan Jacob menyatakan, fungsi TNI-Polri harus dikembalikan sebagai alat negara.

Menurutnya, jangan sampai TNI-Polri yang sudah bekerja keras menjaga profesionalitasnya, menjadi dirusak oleh kepentingan pemerintah hingga dihadapkan dengan rakyat yang menyuarakan hak dan pendapatnya.

"Memang benar kembalikan Polri dan TNI juga kepada fungsinya sebagai alat negara bukan alat pemerintah, apalagi itu sebagai alat penguasa. Seolah-olah TNI-Polri dijadikan tim sukses, nah ini yang harus kita kembalikan," kata Sofyan, di Jakarta, Senin (20/5).


Jenderal Purnawirawan Pro 02: Kita Selalu Bersama Rakyat yang Kedaulatannya Sedang Diselewengkan

Apa yang dkatakannya, ucap Sofyan, memiliki landasan. Contohnya, kata dia, dalam negara demokrasi menyatakan pendapat adalah hak. Namun, rezim saat ini menurutnya, menyuarakan perbedaan pendapat langsung dianggap makar.

"Demonstrasi kan satu yang wajar, kenapa sekarang disebut makar padahal makar kan bukan sesuatu yang mudah. Makar itu tujuannya menggulingkan pemerintah yang sah, sedangkan kita dan rakyat ini berkumpul dan menyuarakan ketidakadilan dibilang makar," terangnya.

Sofyan pun memastikan, gerakan masyarakat dalam proses Pilpres 2019 ini tidak ada kaitannya sama sekali dengan makar, karena hanya bertujuan menyuarakan kedaulatan keadilannya yang telah dicurangi.

TKN ke Fadli Zon: Sadar Bro, Jangan Gadaikan Persatuan dan Kesatuan Bangsa Hanya Demi Syahwat Politik...

"Soal makar sebenarnya sama sekali tidak ada. Saya katakan UUD 45 Pasal 28 menjamin kebebasan berpendapat. Boleh kita mengatakan itu curang boleh. Kemudian menjamin kebebasan berkumpul boleh. Kemudian salah kalau diterapkan orang berkumpul dikatakan makar. Mana ada kita menggunakan senjata,” pungkasnya.

Pastikan Ikut Aksi 22 Mei, Ketua Front Kedaulatan Bangsa: Tidak Ada Dipimpin Pak Prabowo

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Riana