logo


Prabowo Tolak Hasil Pilpres 2019, Ini Saran Jokowi

Jokowi mengingatkan bahwa negara memiliki UU pemilu yang sudah menjelaskan mengenai mekanisme penolakan.

18 Mei 2019 11:44 WIB

Joko Widodo dan Prabowo di debat kedua capres, Minggu (17/2)
Joko Widodo dan Prabowo di debat kedua capres, Minggu (17/2) Ist

DENPASAR, JITUNEWS.COM - Calon presiden petahana Joko Widodo meminta pihak yang tidak puas dengan hasil Pilpres 2019 bisa melaporkannya sesuai hukum jika ada indikasi kecurangan. Jokowi menyebut siapapun berhak menolak hasil pemilu.

"Nggak apa itu hak (menolak hasil Pemilu 2019), semua proses penyelenggaraan pemilu diselenggarakan KPU, dilihat KPU putusan seperti apa, kita ikutilah," ujar Jokowi saat melakukan kunjungan di Pasar Badung, Denpasar, Bali, Sabtu (18/5).

Seperti diberitakan detikcom, Jokowi mengingatkan bahwa negara memiliki undang undang pemilu yang dinilai sudah menjelaskan mengenai mekanisme penolakan.


Pemerintah Tak Takut, Ngabalin Sebut People Power Bisa Jadi Bumerang bagi Amien Rais

"Kita memiliki konstitusi UU Pemilu, ada mekanisme kalau ada kecurangan, semua komplit konstitusi kita," ucap Jokowi.

Diketahui, Prabowo Subianto mengaku menolak hasil perhitungan Pmeilu 2019 yang disebutnya curang.

"Kami masih menaruh harapan kepadamu (KPU). Tapi sikap saya, yang jelas saya akan menolak hasil penghitungan pemilu. Hasil penghitungan yang curang. Kami tidak bisa menerima ketidakadilan dan ketidakjujuran," kata Prabowo dalam simposium 'Mengungkap Fakta Kecurangan Pemilu 2019' di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (14/5).

Raih 91,68%, Jokowi ke Warga Bali: Terima Kasih yang Sebesar-besarnya

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata