logo


Arief Poyuono Ajak Masyarakat Tak Bayar Pajak, TKN: Ini Berbahaya

Berikut ulasannya

17 Mei 2019 18:08 WIB

. Semua Foto di dalam artikel ini diupload oleh penulis
. Semua Foto di dalam artikel ini diupload oleh penulis "Suara Kita". Jitunews.com tidak bertanggung jawab terhadap dampak yang mungkin timbul dari pengunggahan foto-foto tersebut.

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua Umum Gerindra, Arief Poyuono mengajak masyarakat untuk tidak membayar pajak menyusul kekalahan paslon 02 Prabowo-Sandi dari paslon 01 Jokowi-Ma'ruf.

Menurutnya masyarakat berhak untuk tidak membayar pajak karena pemerintah yang terpilih oleh KPU tidak sah.

"Langkah-langkah yang bisa dilakukan masyarakat yang tidak mengakui hasil pemerintahan dari Pilpres 2019 diantaranya tolak bayar pajak kepada pemerintahan hasil Pilpres 2019 yang dihasilkan oleh KPU yang tidak legitimate. Itu adalah hak masyarakat karena tidak mengakui pemerintahan hasil Pilpres 2019," kata Arief yang dikutip dari laman Okezone (17/05)


BPN ke Bawaslu, "Selain Memperbaiki Harusnya Diberi Sanksi Juga Dong"

Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily menanggapi pernyataan Poyuono tersebut.

Ace menjelaskan apa yang dikatakan Poyuono bisa dikategorikan tindakan melanggar hukum karena mengajak masyarakat untuk tidak membayar pajak.

"Apa yang disampaikan Poyuono itu dapat dikategorikan tindakan melanggar hukum karena menyerukan masyarakat untuk tidak membayar pajak. Ini berbahaya," kata Ace.

Lebih lanjut, Ia juga mengatakan bahwa membayar pajak juga untuk kepentingan rakyat.

"Membayar pajak itu bukan hanya untuk kepentingan Pemerintahan Jokowi, tetapi untuk kepentingan rakyat," kata politikus Golkar ini.

Disindir Fadli Zon, Ganjar: Nyinyirisme Ini Ideologi Baru

Halaman: 
Penulis : Raka Kisdiyatma