logo


Disindir Fadli Zon, Ganjar: Nyinyirisme Ini Ideologi Baru

Ganjar menjelaskan pertemuan dengan tokoh agama dan kepala daerah dilakukan guna meredakan situasi politik yang memanas

17 Mei 2019 17:06 WIB

Ganjar Pranowo.
Ganjar Pranowo. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, menanggapi sindiran Waketum Partai Gerindra, Fadli Zon, terkait pertemuan 8 kepala daerah dan tokoh agama pada hari Selasa (15/5).

Ganjar menjelaskan, pertemuan tersebut dilakukan guna meredakan situasi politik yang memanas menjelang pengumuman hasil akhir perhitungan suara Pemilu 2019.

"Ini bagian kegalauan, kegelisahan kita semua melihat kondisi politik mutakhir. Maka rasa-rasanya ini perlu hujan es yang harus dicurahkan," kata Ganjar di Puri Gedeh seperti dikutip dari detikcom, Jumat (17/5).


Senada dengan PBB, Habiburokhman Tak Ingin Proses Pemilu 2019 Seperti Avengers: Endgame

Menurutnya, pertemuan tersebut sama seperti saat bertemu dengan Anies Baswedan dan Ridwan Kamil sebelum pemilu.

"Sebelum kampanye ketemu Mas Anies (Baswedan) dan Mas (Ridwan) Kamil. 3 orang saja mencoba mengkomunikasikan nanti kampanye damai,"ungkapnya.

Ganjar mengaku siap dipuji dan dicaci terkait pertemuannya itu. Ia menyebut nyinyir sudah menjadi budaya hingga apapun yang dilakukan terlihat salah.

BPN ke Bawaslu, "Selain Memperbaiki Harusnya Diberi Sanksi Juga Dong"

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata