logo


Sebut Perintah Wiranto ke Pangdam dan Kapolda Itu Makar, Fahri Hamzah: Negara Dikorbankan Demi Ambisi....

“Sayang sekali orang-orang ini nggak baca Undang-Undang, dan konstitusi. Jangan mentok lalu pakai kekuasaan belaka

17 Mei 2019 13:47 WIB

Fahri Hamzah
Fahri Hamzah Instagram @fahrihamzah

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah menyayangkan sikap Menko Polhukam yang menginstruksikan Pangdam dan Kapolda agar tidak membiarkan masyarakat keluar daerah menuju Jakarta menjelang pengumuman hasil Pemilu oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Menurutnya, Wiranto tidak membaca adanya aturan yang melindungi kebebasan masyarakat menyampaikan pendapatnya.

Baca Juga: PA 212 Akan Adakan Ifthor Akbar di KPU, TKN Bilang, "Tolong Direnungkan Kembali"


Diancam Amien Rais, Ini Jawaban Menohok Wiranto, "Oh Bagus...."

Soal Kecurangan Pemilu 2019, Wiranto: Saya Berani Bersumpah di Bulan Puasa, Demi Allah Tidak Ada Niatan"

”Sayang Polhukam tak lagi baca aturan itu. Semua yang dikatakan dia (Wiranto), adalah pendekatan kekuasaan. Itu salah,” ujar Fahri di Jakarta, Jumat (17/5).

Fahri mengatakan mana ada hak perintah di Kementerian Polhukam untuk para aparat penegak hukum agar melarang masyarakat datang ke Jakarta.

Menurutnya justru perintah Polhukam itu dapat dikategorikan makar, karena menggunakan aparat bersenjata untuk merampas kebebasan rakyat.

Tuding Pemilu 2019 Sudah Didesain Curang, Fahri Hamzah: Saya Khawatir Akan Lahir Goncangan di Publik

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Nugroho Meidinata