logo


BPN Tolak Pilpres, Tetapi Terima Pileg, Lembaga Survei Bilang Ambigu

BPN cenderung menerima hasil perhitungan suara pemilhan legislatif (Pileg) 2019 tapi menolak hasil Pilpres, inilah yang dinilai ambigu.

16 Mei 2019 12:10 WIB

Prabowo Subianto mengaku prihatin atas meninggalnya KPPS saat pemilu 2019
Prabowo Subianto mengaku prihatin atas meninggalnya KPPS saat pemilu 2019 Jitunews/Khairul

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno menolak hasil perhitungan suara pemilihan presiden (Pilpres) 2019. Namun, BPN cenderung menerima hasil perhitungan suara pemilhan legislatif (Pileg) 2019.

Untuk itu, sejumlah kalangan mempertanyakan dualisme sikap BPN yang dinilai tidak fair, munafik, dan tidak masuk akal. Direktur Indopolling Network Wempi Hadir menjelaskan sikap BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno (Paslon 02) sangat tidak fair dan ambigu. Padahal, pilpres dan pileg dilaksanakan secara serentak.

Baca juga: Demokrat Tak Mau Dukung Prabowo, Ini Kata BPN


Arief Poyuono Serukan Tolak Bayar Pajak, BPN Bilang, "Kurangilah Pernyataan-pernyataan Gak Penting Itu"

"Sikap yang ambigu ini menunjukan bahwa ada ketidak konsistenan dalam menyikapi hasil Pemilu 2019," jelas Wempi kepada Beritasatu.com, Rabu (15/5).

Dia mempertanyakan letak kecurangan yang dituduhkan kepada penyelenggara Pemilu 2019. Hal itu mengingat setiap tingkatan perhitungan suara baik pilpres maupun pileg mempunyai saksi perwakilan calon presiden/wakil presiden (capres/cawapres) maupun partai politik.

"Narasi curang tanpa data bisa menimbulkan persepsi bahwa kubu paslon 02 tidak siap untuk menerima kenyataan bahwa perolehan suaranya tidak bisa melampaui petahana. Ini bisa memunculkan konflik horisontal," ujarnya.

TKN ke Prabowo-Sandi, "Seharusnya Malu Kepada Rakyat"

Halaman: 
Penulis : Kesdik Bayu
 
xxx bf videos xnxx video hd free porn free sex