logo


Lewat Program Ini, BNP2TKI Berharap Pekerja Migran Purna Bermasalah Mandiri

Program rehabilitasi ini merupakan program yang sudah kesekian kali diadakan BNP2TKI.

16 Mei 2019 11:48 WIB

Ilustrasi Tenaga Kerja Indonesia (TKI)
Ilustrasi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Istimewa

PURWAKARTA, JITUNEWS.COM - Banyaknya Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang mengalami masalah selama bekerja di luar negeri mendorong Pemerintah untuk melakukan penanganan cepat tanggap dengan melakukan rehabilitasi sejumlah PMI bermasalah.

Karenanya, Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) melalui Balai Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Bandung pun menggandeng Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta untuk melakukan rehabilitasi terhadap para PMI Purna bermasalah yang ada di Kabupaten Purwakarta.

Adapun, maksud kegiatan ini adalah memberikan dorongan dan dukungan terhadap PMI bermasalah dalam rangka merehabilitasi baik kondisi fisik, psikologis sosial dan spiritual, agar mereka menjadi mandiri sehingga mampu melaksanakan aktivitas yang berguna bagi keluarga dan masyarakat di lingkungannya.

Kepala BP3TKI Bandung, Delta, menyampaikan bahwa program rehabilitasi ini merupakan program yang sudah kesekian kali diadakan BNP2TKI.

Sebagaimana diketahui, Jawa Barat memiliki pertumbuhan penduduk yang cukup besar sehingga ini juga berpengaruh terhadap banyaknya Pekerja Migran Indonesia yang berasal dari Jawa Barat yang bekerja di luar negeri. Dan, Purwakarta menjadi salah satu kabupaten yang menjadi perhatian kali ini karena merupakan salah satu kantong PMI.

"Kami melakukan rehabilitasi ini merupakan bagian dari pemberdayaan PMI. Ini dilakukan khusus bagi PMI yang bermasalah selama kerja di luar negeri. Rehabilitasi ini bertujuan untuk mengatasi masalah trauma akibat kekerasan fisik yang dilakukan majikan selama bekerja di luar negeri, kemudian masalah psikis atau kejiwaan dan berbagai masalah lainnya," ujar Delta, di Purwakarta, beberapa waktu lalu.

Delta melanjutkan, dengan adanya rehabilitasi atas beberapa tingkatan masalah yang dialami para PMI Purna ini, mampu meningkatkan kualitas hidup para PMI Purna sehingga kedepannya mampu menjalani kehidupan dengan baik juga mampu berwirausaha sehingga tidak lagi berpikir untuk bekerja ke luar negeri kembali.

Hal senada juga disampaikan Kasubdit Fasilitasi dan Rehabilitasi TKI Purna BNP2TKI, Yenni Agus Winoto. Yeni mengatakan bahwa para PMI Purna yang mengalami masalah harus mampu berdiri kembali menghadapi kehidupannya dengan baik.

Yeni pun menasehati agar para PMI Purna bermasalah tidak perlu menyimpan masalahnya sendirian. Hal inilah yang mendorong BNP2TKI bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta menghadirkan para Dokter dan Psikolog untuk membantu merehabilitasi kesehatan para PMI Purna bermasalah terlebih yang mengalami gangguan psikis seperti depresi dan sejenisnya, gangguan mental, traumatic dan gangguan psikotik.


BNP2TKI Gelar FGD Rehabilitasi dan Reintegrasi Pekerja Migran Indonesia Bermasalah

Setidaknya, kata dia, dengan kegiatan ini, para PMI Purna bermasalah kembali mampu bersosialisasi dengan baik dalam lingkungan keluarga dan masyarakat.

"Masalah dan semua kesakitan yang tersimpan dalam hati harus bisa disampaikan kepada para dokter dan psikolog yang hadir, demi kebaikan kehidupan selanjutnya. Supaya bisa lebih semangat lagi untuk berwirausaha bagi yang sudah berwirausaha, lupakan semua dendam, benci dan sakit hati karena trauma yang dialami," papar Yeni.

BNP2TKI: Hingga 2020, Jepang Butuh Sekitar 1 Juta Nurse dan Careworker

Halaman: 
Penulis : Riana