logo


Bukan Perokok Tapi Terkena Kanker Paru? Ternyata Ini Penyebabnya

Kanker satu ini kerap menyerang para perokok aktif, namun ada juga non-perokok yang terkena penyakit ini. Bagaimana bisa?

16 Mei 2019 09:59 WIB

Ilustrasi merokok.
Ilustrasi merokok. shutterstock

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kanker paru-paru merupakan jenis kanker yang paling mematikan di Indonesia, menurut WHO. Kanker satu ini kerap menyerang para perokok aktif, namun ada juga non-perokok yang terkena penyakit ini. Bagaimana bisa?

Sejumlah kondisi telah diidentifikasi akan meningkatkan kesempatan bagi non-perokok untuk terkena kanker paru-paru. Apa saja faktor-faktor yang dapat membuat orang tidak merokok terkena penyakit mematikan tersebut? Melansir dari Hellosehat, berikut ulasannya:

Baca juga: Awas! Daftar Buah dan Sayur Ini Ternyata Paling Banyak Mengandung Pestisida


Ingin Tingkatkan Kualitas Sperma? Cukup Konsumsi Makanan Satu Ini

1. Mutasi gen

Mutasi ini mengaktifkan gen yang biasanya membantu sel-sel tumbuh dan membelah. Mutasi menyebabkan gen hidup terus menerus, sehingga sel-sel kanker paru-paru tumbuh lebih cepat.

Mengetahui perubahan gen dapat menyebabkan sel-sel tumbuh, hal itu membantu peneliti mengembangkan terapi target, yaitu pengobatan yang secara khusus menargetkan mutasi ini.

2. Perokok pasif

Perokok pasif atau penghirup asap yang dihasilkan dari perokok lain yang tinggal atau bekerja bersama kamu merupakan faktor risiko untuk munculnya kanker paru-paru. Non-perokok yang tinggal dengan perokok memiliki peningkatan 24% dalam risiko untuk terkena kanker paru-paru bila dibandingkan dengan non-perokok lainnya.

Lansia Berisiko Terkena Inkontinensia Urine, Ini Solusinya

Halaman: 
Penulis : Kesdik Bayu