logo


Kominfo Optimis Pengembangan Kota Cerdas Bisa Dicapai

Dirjen Aptika: Sambungan internet tidak lagi jadi masalah

15 Mei 2019 15:35 WIB

 Dialog Gerakan Menuju 100 Smart City 2019, di Jakarta, Rabu (15/05).
Dialog Gerakan Menuju 100 Smart City 2019, di Jakarta, Rabu (15/05). dok. Kominfo

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gerakan Menuju 100 Smart City dimulai tahun 2017 menargetkan pembangunan smart city atau kota cerdas yang berdaya saing, berbasis teknologi dan budaya lokal. Hal tersebut diamanatkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 2 Tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2015-2019.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Semuel Abrijani Pangerapan menyatakan target implementasi kota cerdas untuk mencapai peningkatan kualitas pelayanan publik dan keberlanjutan. Oleh karena itu, Kementerian Kominfo menyiapkan asesmen terhadap sistem aplikasi yang tidak dimiliki oleh pemerintah daerah sekaligus infrastruktur untuk mendukung layanan publik.

"Ada dua yang ingin kita capai. Pertama meningkatkan layanan kepada masyarakat. Jadi pemerintah harus siap-siap melakukan perubahan meningkatkan layanannya. Kedua, membangun smart city tidak bisa 5 sampai 10 tahun. Harus ada konsistensi sustainability-nya. Harus berkelanjutan. Perda pertama kemudian tata ruangnya," jelas Dirjen Aptika dalam sesi dialog usai Opening Ceremony Gerakan Menuju 100 Smart City 2019, di Jakarta, Rabu (15/05).


Keren! Setelah Satelit Palapa, Indonesia Bakal Luncurkan Satelit Satria

Untuk mendukung pengembangan kota cerdas di seluruh Indonesia, Kementerian Kominfo tengah menyiapkan asesmen agar setiap aplikasi yang digunakan bisa saling terhubung. "Kita sedang melakukan asesmen terhadap sistem-sistem yang dimiliki oleh Pemda. Semua akan menggunakan platform yang sama agar bisa berkomunikasi. Pemda boleh menggunakan fasilitas lain tapi yang strategis dipusatkan. Data center pemerintah akan dijadikan layanan cloud, kementerian, lembaga dan pemda tinggal menggunakan," jelas Semuel.

Menurut Dirjen Aptika saat ini jaringan Palapa Ring sudah menyambungkan semua kabupaten dan kota dengan kabel serat optik. "Sambungan internet tidak lagi menjadi masalah bagi pemda-pemda. Kominfo akan meluncurkan satelit di tahun 2022 untuk melayani pulau-pulau yang tidak terjangkau fiber optik," pungkasnya.

Satelit Satria Solusi Tingkatkan Konektivitas Layanan Publik

Halaman: 
Penulis : Nurman Abdul Rohman
 
×
×