logo


Skandal Suap di Kemenag, Dua Penyuap Rommy Segera Diadili

Dalam proses penyidikan kasus tersebut setidaknya ada 70 saksi yang diperiksa KPK

15 Mei 2019 03:35 WIB

Ilustrasi KPK.
Ilustrasi KPK. JITUNEWS/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Perkara dua orang tersangka suap jual beli jabatan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) segera masuk meja hijau.

Selasa, (14/5) malam kemarin, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan pelimpahan berkas barang bukti (Barbuk) termasuk dua tersangka.

Dua tersangka yang dimaksud ialah Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur, Haris Hasanuddin dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Muhammad Muafaq Wirahadi.


Nah Lho! Pengembalian Uang Rp 10 Juta dari Menag Tak Diproses KPK, Ini Alasannya

"Hari ini dilakukan pelimpahan berkas barang bukti dan dua tersangka tindak pidana korupai suap terkait dengan seleksi jabatan di lingkungan Kementerian Agama tahun 2018-2019 ke penuntutan," kata Kepala Biro Humas KPK, Febri Diansyah, di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan pada Selasa (14/5).

Febri mengatakan, dalam proses penyidikan kasus tersebut setidaknya ada 70 saksi yang diperiksa KPK. Saksi-saksi tersebut berasal dari berbagai unsur, mulai Menteri Agama, Sekjen DPR, hingga ketua panitia seleksi jabatan di Kemenag.

Selain dua nama itu, KPK juga telah menetapkan mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Romahurmuziy (Rommy) sebagai tersangka.

Rommy diduga menerima suap untuk mempengaruhi hasil seleksi jabatan pimpinan tinggi di Kemenag dari Haris dan Muafaq. KPK menduga Haris dan Muafaq memberikan uang pelicin kepada Romy agar dapat lolos dalam seleksi jabatan tersebut.

Sebagai pemberi suap Haris dan Muafaq diduga melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Muafaq juga dijerat Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Dengan dilimpahkannya berkas penyidikan itu, jaksa penuntut memiliki waktu 14 hari untuk menyusun surat dakwaan kedua tersangka tersebut. Sidang rencananya digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Diperiksa KPK, Begini Respon Sekjen Kemenag Saat Ditanya Peran Menteri Agama Terkait Kasus Romahurmuziy

Halaman: 
Penulis : Riana