logo


Awasi Distribusi BBM Hingga LPG, KESDM Buka Posko Lebaran

Secara rinci, posko nasional sektor ESDM akan bertugas memantau lima pekerjaan besar

14 Mei 2019 12:00 WIB

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Rida Mulyana, dan Dirjen Migas ESDM, Djokko Siswanto
Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Rida Mulyana, dan Dirjen Migas ESDM, Djokko Siswanto kesdm

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian ESDM kembali membuka posko nasional mulai H-15 sampai dengan H+13 Lebaran. Atau mulai 21 Mei hingga 21 Juni 2019.

Pembukaan posko guna melakukan pemantauan atas pasokan energi selama Bulan Suci Ramadan dan Idulfitri 1440 Hijriah.

"Kerja posko sektor ESDM akan lebih panjang daripada posko nasional, H-7 dan H+7," kata Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Rida Mulyana, yang juga koordinator posko nasional tahun 2019 di Jakarta, Senin (13/5).


Arcandra: Penggunaan Bahan Bakar Fosil Memang Cukup Membantu Menyediakan Energi Murah, Namun...

Rida menyampaikan, pihaknya akan berkoordinasi dengan para stakeholders bidang energi serta memonitoring kondisi lapangan pra dan pasca-Idulfitri. Di tambah lagi, melakukan monitoring pemberitaan dari sumber kredibel.

Secara rinci, posko nasional sektor ESDM akan bertugas memantau lima pekerjaan besar, meliputi kondisi terkini terkait pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM), Gas (Liquefied Petroleum Gas/LPG, Jaringan Gas, Bahan Bakar Gas/BBG) hingga listrik. Di samping itu, posko nasional juga akan mengantisipasi kebencanaan geologi.

Periode posko nasional terbagi dalam dua tahap. Shift I bekerja pada pukul 10.00 - 17.00 WIB dilanjutkan kemudian shift II yang mulai aktif pukul 15.00-21.00 WIB.

"Pusat kegiatan ini berlokasi di kantor BPH Migas Jalan Tendean," ujar Rida.

Rida menjamin penyediaan BBM dijamin aman melalui tambahan kios di beberapa jalur pemudik.

"Per 10 Mei. rata-rata proyeksi ketersediaan stok 9 jenis BBM di atas 20 hari," tutur dia.

Jaminan aman juga terjadi pada pasokan LPG hingga kondisi kelistrikan.

"Seperti tahun-tahun lalu, lantaran banyak yang mudik, pabrik dan toko tutup, konsumsi listrik di kota besar mangalami penurunan sebesar 5%," tuntas Rida.

Mudik Lebaran, Pertamina Siagakan 112 Titik Layanan BBM di Tol Trans Jawa

Halaman: 
Penulis : Riana