logo


Sebut Usulan Pembentukan TPF Kecurangan Itu Prematur, Arteria Dahlan: Dimana Logika Akal Sehatnya?

“Saya pikir itu terlalu prematur dan merusak prinsip negara hukum"

14 Mei 2019 09:12 WIB

Arteria Dahlan.
Arteria Dahlan. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan menilai usulan pembentukan Tim Pencari Fakta Kecurangan Pemilu 2019 terlalu prematur.

“Saya pikir itu terlalu prematur dan merusak prinsip negara hukum,” ujar Arteria di Jakarta, Senin (13/5).

Baca Juga: Bawa Dalil Al-Quran Soal Meninggalnya Petugas KPPS, Fahri Hamzah: Dia Telah Membunuh Manusia Seluruhnya


Jelang Penetapan Rekapitulasi Suara Pemilu 2019, Ketua DPR RI Pastikan Stabilitas Politik dan Ekonomi Aman

Menurutnya hal itu dikarenakan penghitungan dilakukan secara berjenjang dan masih berproses. Dimana disetiap jenjang atau tahapan disaksikan oleh seluruh saksi pasangan calon presiden dan turut diawasi oleh seluruh saksi-saksi partai politik pengusung, pengawas TPS dan pemantau pemilu. Dan tidak diketemukan fakta kecurangan atau pelanggaraan atau penyimpangan.

“Mayoritas tidak ada yang keberatan. Bahkan saksi-saksi menandatangani berita acara hasil penghitungan suara. Lah kok sekarang diusulkan tim pencari fakta kecurangan? Di mana logika akal sehatnya,”

Dia mengatakan bahwa negara maupun hukum negara serta alat kelengkapan negara telah memfasilitasi begitu banyak ruang dan waktu untuk memastikan hadirnya pemilu jujur adil dan demokrasi sehat, semua pihak termasuk paslon 02 juga terlibat secara aktif, hasilnya saksi2 mereka menerima hasil dan setidaknya tidak menemukan temuan pelanggaran.

Dorong Pemerintah Berikan THR ke Guru Honorer, SAH: untuk Memberikan Rasa Keadilan

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Nugroho Meidinata