logo


KESDM Bakal Ujicobakan Teknologi UCG di Tambang Batubara Kaltim

Teknologi UCG telah dimanfaatkan secara komersial di Uzbekistan sejak tahun 1945 sampai sekarang.

13 Mei 2019 08:01 WIB

Kementerian ESDM akan melakukan kajian potensi cadangan batubara untuk pemanfaatan teknologi gasifikasi batubara bawah permukaan (Underground Coal Gasification - UCG) di salah satu blok tambang batubara di Kalimantan Timur.
Kementerian ESDM akan melakukan kajian potensi cadangan batubara untuk pemanfaatan teknologi gasifikasi batubara bawah permukaan (Underground Coal Gasification - UCG) di salah satu blok tambang batubara di Kalimantan Timur. KESDM

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Selama empat bulan dari 1 Juni sampai 30 September 2019, para peneliti Puslitbang Teknologi Mineral dan Batubara (tekMIRA) Kementerian ESDM akan melakukan kajian potensi cadangan batubara untuk pemanfaatan teknologi gasifikasi batubara bawah permukaan (Underground Coal Gasification - UCG) di salah satu blok tambang batubara di Kalimantan Timur.

"Kajian meliputi unsur geologi, hidrologi, hidrogeologi, geoteknik dan keekonomian, sehingga akan didapatkan kajian yang komprehensif terkait keekonomian, keamanan dan nilai cadangan batubara untuk pengembangan UCG di perusahaan batubara di Kalimantan Timur," ungkap Kepala Puslitbang tekMIRA, Hermansyah, di Jakarta, Jumat (10/5) lalu.

Hermansyah menuturkan, kajian ini dilatarbelakangi oleh status tambang terbuka perusahaan yang sudah mencapai kedalaman 200 meter. Kondisi ini hampir mencapai pit limit, dimana batas lubang galian tambang batubara terbuka baik luas permukaan tambang maupun sisi/dinding tambang dan luas dasar tambang yang dapat dibuka, mencapai batas ekonomis serta keamanan.


Mantap! Litbang KEBTKE Rancang Bekas Tambang Jadi Lumbung Energi Surya

Hal ini menyebabkan ongkos produksi akan semakin besar dibandingkan dengan nilai jual batubara tersebut. Akan tetapi, sumber daya batubara di bawah 200 meter tentunya masih sangat besar dan sangat disayangkan apabila tidak dimanfaatkan secara optimal, apalagi luas area perusahaan batubara tersebut lebih dari 7.000 hektar.

Puslitbang Tekmira menawarkan salah satu metode pemanfaatan batubara di kedalaman lebih dari 200 meter, dengan teknologi Gasifikasi Batubara Bawah Permukaan (Underground Coal Gasification (UCG) dilakukan dengan mengekstrak dan mengkonversikan batubara di bawah permukaan menjadi synthetic nature gas (syn-gas/SNG) secara insitu.

Teknologi unkonvensional ini tidak memerlukan penggalian batuan penutup dan lapisan batubara terlebih dahulu.

Gara-gara Tiongkok, Harga Batubara Acuan Mei 2019 Merosot Tajam

Halaman: 
Penulis : Riana