logo


FAO Pilih Indonesia Sebagai Negara Percontohan Perbaikan Tata Kelola Biosekuriti

FAO mengapresiasi kesuksesan Indonesia dalam pencegahan penyakit ikan

12 Mei 2019 19:11 WIB

Dr. Melba Reantoso dari FAO Pusat, Roma, memberikan apresiasi kepada Indonesia terkait implementasi metode strategi biosekuriti bagi usaha budidaya dalam acara  “National Seminar on Aquaculture Biosecurity Governance” di Kantor Pusat Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta (10/5).
Dr. Melba Reantoso dari FAO Pusat, Roma, memberikan apresiasi kepada Indonesia terkait implementasi metode strategi biosekuriti bagi usaha budidaya dalam acara “National Seminar on Aquaculture Biosecurity Governance” di Kantor Pusat Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta (10/5). KKP

JAKARTA, JITUNEWS.COM - FAO mengapresiasi kesuksesan Indonesia dalam pencegahan penyakit ikan. Strategi nasional penanganan penyakit ikan khususnya udang, yang dimiliki Indonesia dinilai terbukti berhasil dan tidak setiap negara memilikinya.

Atas kesuksesan ini, Indonesia bersama Vietnam dipercaya sebagai negara percontohan implementasi metode strategi biosekuriti bagi usaha budidaya yang sedang dikembangkan oleh FAO. Penilaian ini disampaikan oleh Dr. Melba Reantoso dari FAO Pusat, Roma dalam “National Seminar on Aquaculture Biosecurity Governance” di Kantor Pusat Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta (10/5).

Sebelumnya Indonesia dan Vietnam berhasil dipilih oleh FAO untuk mendapatkan fasilitas pendanaan dari pemerintah Norwegia berupa proyek pengembangan akuakultur yang berkelanjutan melalui perbaikan sistem dan cara penerapan biosekuriti, penguatan kerangka hukumnya, dan peningkatan kegiatan akuakultur yang berkelanjutan.


KKP Restocking Ribuan Ekor Benih Ikan Bandeng dan Rajungan di Perairan Natuna

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Slamet Soebjakto, dalam sambutannya menyatakan bahwa kepercayaan FAO ini sekaligus juga merupakan pengakuan dan dukungan dari lembaga serta negara internasional atas keberhasilan Indonesia mengendalikan penyakit ikan.

“Saat ini Indonesia telah menerapkan sistem biosekuriti nasional yang ditujukan untuk mengurangi resiko introduksi ataupun penyebaran penyakit ikan. Hal ini dimulai dengan kerjasama dengan FAO dalam pengembangan On-Farm Biosecurity and Best Management Practice di tahun 2015, dan telah diadposi hingga saat ini” terang Slamet.

KKP Kembangkan Budidaya Nila Sistem Bioflok, Pembubidaya Rasakan Manfaat yang Berlipat

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata