•  

logo


Cara Jitu Menangkarkan Cupang Alam

Menangkarkan Cupang alam seperti Betta Simplex bukan perkara mudah

2 Maret 2015 14:20 WIB

Istimewa
Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Sosok Betta Simplex memang elok, perpaduan cokelat dan biru di sirip. Sayang, keelokannya mengancam keberadaannya. Data badan konservasi International Union for Nature and Natural Resources (IUCN) menetapkan spesies Cupang alam tersebut berstatus critically endangered atau terancam punah.

Upaya penyelamatan spesies eksotis itu antara lain dengan penangkaran seperti yang ditempuh Hermanus J Haryanto, penangkar Cupang alam di kawasan Jakarta Barat. Menurutnya, menangkarkan Cupang alam seperti Betta Simplex bukan perkara mudah. Banyak penangkar yang kewalahan bahkan gagal menangkarkannya. “Kunci utama penangkaran Cupang alam adalah mengatur kondisi akuarium agar menyerupai habitat aslinya,” tuturnya.

Hermanus sendiri menaruh bata berlubang atau potongan pipa (PVC) di akuarium yang berguna sebagai tempat berlindung si ikan atau shelter. Tak lupa juga ia meletkakan tanaman air atau ranting-ranting kayu dalam akuarium.


KKP Lakukan Restocking Ribuan Ikan Hias di Lampung

Yang tak kalah penting dalam menangkarkan Cupang alam ini adalah menjaga kestabilan suhu air akuarium dan ruangan. Secara umum suhu ideal Cupang alam ini adalah 24-28 °C. Untuk menjaga kestabilan suhu air, penangkar bisa menggunakan Daun Ketapang. Pasalnya selain mengadung tanin yang berrsifat antibakteri, Daun Ketapang pun baik untuk kesehatan dan kondisi Cupang alam.

Dikatakan Hermanus, kunci keberhasilan menangkarkan Cupang alam juga pada pH air. Derajat keasaman yang ideal untuk Cupang alam adalah 5-6,5. Ia mengganti air setiap 5 hari sekali dan membuang 80-90% air dari volume akuarium lalu menambahkan air baru. Hal penting lainnya adalah pakan. Meski Cupang alam bisa bertahan 2 bulan tanpa asupan pakan, pakan juga tetap harus diperhatikan. Ada baiknya memberikan pakan pelet berkadar protein 48%. Takaran pelet diberikan secukupnya sampai Cupang kenyang. Cirinya, Cupang tidak akan bereaksi saat tangan menghampiri akuarium. Selain pelet, sebaiknya juga berikan pakan hidup seperti rebon, ulat hongkong, cacing beku, kroto, atau jangkrik, setiap seminggu sekali secara bergantian.

Cupang Betta adalah species ikan yang suka bertarung dengan sejenisnya. Ikan Betta ini memiliki karakter pemarah dan tidak suka dengan kehadiran ikan sejenis di wilayahnya, bahkan ikan jenis lain yang berukuran lebih besar ukurannya pun akan diajak bertarung. Agar Cupang tidak memar saat meloncat dan menabrak penutup akuarium, sebaiknya berikan penutup berupa kawat nyamuk, dan pertahankan ketinggian air minimal 5 cm dari bibir akuarium.

Jika syarat perawatan tersebut terpenuhi, Cupang alam pun akan hidup nyaman dan berkembang baik. Nah, selamat mencobanya yah! (berbagai sumber)

Simak, Peta Ikan Hias Indonesia

Halaman: 
Penulis : Riana