logo


Ayo Peduli Lingkungan Bersama KSK

Salah satu kegiatan komunitas ini adalah mengisi liburan sekolah dengan melakukan penjelajahan kota

2 Maret 2015 13:37 WIB

Komunitas Sahabat Kota
Komunitas Sahabat Kota

JITUNEWS.COM - Lingkungan yang semakin tercemari oleh berbagai hal, ternyata mendorong beragam kalangan, untuk melakukan penyelamatan alam dan lingkungan. Bahkan demi merealisasikan hal tersebut, terbentuklah komunitas-komunitas dengan misi menyelamatkan lingkungan alam. Salah satunya adalah KSK yang merupakan kepanjangan dari Komunitas Sahabat Kota.

Komunitas ini terbentuk di Bandung pada tahun 2007. Terbentuknya komunitas ini diprakarsai oleh 6 pemuda asal Kota Kembang. Adapun latar belakang berdirinya komunitas ini adalah keinginan untuk membuat orang-orang lebih peduli terhadap lingkungannya. Tentu saja tidak mungkin mengajak orang-orang dewasa, terlibat langsung dalam beragam kegiatan. Maka anak-anak menjadi target utama kegiatan komunitas ini.

Salah satu kegiatan awal yang dilakukan komunitas ini adalah mengisi liburan panjang sekolah dengan melakukan penjelajahan kota. Penjelajahan tersebut dilakukan dalam suasana yang seru, anak-anak diajak untuk mengeksplorasi kota dan kemudian berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang ramah. Konsep yang sangat bagus, sebab anak-anak merupakan generasi penerus yang sudah seharusnya cukup tanggap pada lingkungan sekitar.


Semarak Anniversary 1st Truck Lover Plat AD di Asrama Yonif 413 Kostrad

Penjelajahan kota tersebut tentunya mengajarkan kepada anak-anak agar lebih mengenal lingkungannya. Bukan hanya mengenal melalui tulisan saja, namun melihatnya secara nyata. Setelah mengalaminya secara nyata, anak-anak selanjutnya diajak untuk mewujudkan kebaikan, atau kepedulian atas lingkungan tersebut.

Peduli alam dengan komunitas sahabat kota, dapat diwujudkan dengan keteraturan organisasi. Salah satunya dengan memberikan sebutan “adik” bagi anak-anak usia 8-13 tahun yang merupakan sasaran utama. Sedangkan yang lebih dewasa berperan sebagai “kakak relawan” yang berfungsi menjadi pendamping bagi adik-adiknya. Pendampingan dilakukan secara berkelompok. Satu kelompok beranggotakan 7 anak, sehingga pendampingan tetap bisa personal.

Konsep pendidikan yang dipergunakan dalam KSK adalah Education for Sustainable Development, dengan peran aktif seluruh peserta. Hasilnya, hingga saat ini sudah 1.000 anak dan pemuda tersentuh dengan program ini, dan 200 orang telah menjadi relawan.

Dan secara keseluruhan, kegiatan komunitas ini sangat bagus dan patut untuk dijadikan contoh nyata bagi guru, atau pendidik di lembaga formal. Makin tertarik dan ingin tahu lebih banyak, Anda pun bisa mengunjungi komunitas ini di kisahsahabatkota.wordpress.com. Di web tersebut Anda juga bisa bergabung dan melakukan hal baik bersama KSK. Ayo lestarikan lingkungan !!!

Semarak Farewell Solo Beauty Muslimah 2017 bersama JCI Solo

Halaman: 
Penulis : Christophorus Aji Saputro, Hasballah