logo


Jelang Pengumuman Resmi KPU, Pengamat: Jokowi Menang, Rupiah dan Kepercayaan Internasional Ambruk

"Kalau tanggal 22 (Mei 2019) itu KPU memaksakan Pak Jokowi yang menang, saya khawatir..."

9 Mei 2019 19:48 WIB

Akuranews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengamat sekaligus pakar politik Universitas Paramadina, Herdi Sahrasad mengaku khawatir jika saat pengumuman resmi KPU pada tanggal 22 Mei mendatang menyebutkan Jokowi menang.

Pasalnya, hal tersebut akan mengakibatkan rupiah ambruk, kepercayaan dunia internasional pun juga ikut ambruk.

Baca Juga: Geram Disebut Curang, Ketua KPU Bilang, "Disclaimer Seperti Apa Saya Kasih Tahu, Apa Coba yang Belum?"


Tak Disangka, di Wilayah Ini Suara Jokowi dan Prabowo Imbang, Sama-sama 50 Persen

Melalui Program Senyum Baru, Lazada Sambut Ramadan Penuh Berkah

"Kalau tanggal 22 (Mei 2019) itu KPU memaksakan Pak Jokowi yang menang, saya khawatir karena pemilunya tidak kredibel itu rupiah ambruk, kepercayaan internasional ambruk, kepercayaan publik ambruk," kata Herdi seperti yang diberitakan RMOL.co (9/5).

"Bayangkan kalau yang terjadi pengumuman 22 Mei yang terjadi distruct sangat mengerikan sehingga rupiah menurun dan utang naik terus," tandasnya.

Lebih lanjut, ia juga menyinggung soal tujuan pesta demokrasi lima tahunan ini diselenggerakan. Menurutnya, pemilu ini diharapkan mendapatkan pemimpin yang dipercaya oleh masyarakat. Imbasnya, ekonomi serta rupiah di Indonesia akan menguat.

Geram Disebut Curang, Ketua KPU Bilang, "Disclaimer Seperti Apa Saya Kasih Tahu, Apa Coba yang Belum?"

Halaman: 
Penulis : Nugroho Meidinata