logo


KKP Restocking Ribuan Ekor Benih Ikan Bandeng dan Rajungan di Perairan Natuna

Restocking nener bandeng diharapkan akan meningkatkan jumlah stocknya di alam

9 Mei 2019 08:53 WIB

Ribuan ekor benih ikan bandeng (nener) dan rajungan direstocking di perairan Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (4/5)
Ribuan ekor benih ikan bandeng (nener) dan rajungan direstocking di perairan Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (4/5) Dok. KKP

NATUNA, JITUNEWS.COM - Sebanyak 4.000 ekor benih ikan bandeng (nener) dan 2.000 ekor benih rajungan di-restocking di perairan Natuna. Sebagaimana diketahui rajungan merupakan jenis komoditas laut yang terus mendapat tekanan eksploitasi cukup kuat akibat penangkapan di alam. Sedangkan bandeng banyak ditangkap dari alam untuk kebutuhan indukan maupun benih.

Restocking nener bandeng berlokasi di Pantai Sahi dan dilakukan langsung oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti saat kunjungan kerja ke Kabupaten Natuna Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (4/5). Restocking nener bandeng diharapkan akan meningkatkan jumlah stocknya di alam. Mengingat ikan bandeng merupakan komoditas yang digandrungi masyarakat sehingga perlu dijaga kelestariannya agar tidak over eksploitasi.

Pada kesempatan itu, Menteri Susi mengajak semua pihak untuk peduli terhadap kelestarian dan keberlanjutan sumber daya alam laut Indonesia, termasuk berbagai komoditas ikan laut yang makin menurun stocknya di alam.


Susi Pudjiastuti: Angkatan Laut Indonesia Sudah Lakukan Hal yang Benar

“Saya mengajak kepada aparat penegak hukum terkait untuk terus bekerja keras melindungi dan menyelamatkan sumber daya alam laut kita dari oknum-oknum masyarakat yang tidak bertanggung jawab, lebih khusus perdagangan ilegal spesies dilindungi," pungkasnya.

Sementara itu di hari kedua juga dilakukan restocking sebanyak 2.000 ekor benih rajungan yang dilakukan oleh Kepala Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Batam, Toha Tusihadi.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto saat dimintai keterangannya di Jakarta. Senin (6/5), menyatakan bahwa Kepulauan Natuna merupakan kawasan yang strategis, sehingga kelestarian sumber daya ikan yang ada di sana harus dipertahankan. Oleh karenanya, sebagai unsur teknis, Ditjen Perikanan Budidaya memiliki tanggungjawab untuk menjamin agar jenis-jenis ikan asli, dan terancam tetap terjaga keseimbangan stoknya yakni dengan mendorong inovasi teknologi pembenihan yang fokusnya untuk restocking di berbagai perairan di Indonesia.

Susi Pudjiastuti Tenggelamkan 13 Kapal Vietnam di Kalbar

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata