logo


Kementerian PANRB Pandang Positif Kerja Sama dengan OECD

Kementerian PANRB adalah leading sector dalam pelayanan publik di Indonesia, sehingga sangat relevan apabila dilibatkan dalam program pelayanan publik yang diinisiasi OECD

8 Mei 2019 08:07 WIB

Menteri PANRB, Syafruddin, saat menerima kunjungan Head of OECD Jakarta, Massimo Geloso Grosso, di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Selasa (7/5).
Menteri PANRB, Syafruddin, saat menerima kunjungan Head of OECD Jakarta, Massimo Geloso Grosso, di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Selasa (7/5). KemenPANRB

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) memandang positif Deklarasi Inovasi Pelayanan Publik (Public Sector Innovation Declaration) yang dilaksanakan di Paris, pada 22 hingga 23 Mei 2019.

Acara deklarasi ini digagas oleh Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD).

Menteri PANRB, Syafruddin, mengatakan, Kementerian PANRB adalah leading sector dalam pelayanan publik di Indonesia, sehingga sangat relevan apabila dilibatkan dalam program pelayanan publik yang diinisiasi OECD.


Menteri PANRB: ASN Jangan Masuk Hirup Pikuk Politik

“Kementerian PANRB akan bekerja sama dengan OECD walaupun Indonesia bukan sebagai anggota tetap OECD,” ujar Menteri Syafruddin, Saat menerima kunjungan Head of OECD Jakarta, Massimo Geloso Grosso, di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Selasa (7/5).

OECD merupakan organisasi yang didirikan oleh negara-negara maju sebagai “think thank” dalam perumusan kebijakan, antara lain untuk kerja sama negara-negara G-7 dan G-20 dimana Indonesia terlibat di dalamnya.

OECD telah menggandeng Indonesia sejak tahun 2007 sebagai Key Partner untuk bermitra dalam tukar menukar pengetahuan, terutama kerja sama dalam memajukan kebijakan di bidang ekonomi melalui inovasi.

Sejak tahun 2012, OECD memperkenalkan program Public Sector Innovation (PSI) sebagai instrumen kebijakan dalam memajukan pelayanan publik. Ketertarikan tersebut dilakukan dengan memasukan inovasi pelayanan publik Indonesia dalam show-case program PSI dan mengundang Indonesia sebagai peserta dan pembicara pada konferensi PSI OECD Paris paling tidak dalam tiga tahun terakhir ini.

Terkait inovasi, Indonesia memiliki Top 40 Inovasi Pelayanan Publik yang disaring dari setiap kementerian/lembaga/pemerintah daerah. Perlu diketahui, tahun 2019 ini merupakan tahun keenam Kementerian PANRB menggelar Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP).

“Dan hasil inovasi ini sangat menggembirakan. Terima kasih hal ini telah menjadi perhatian OECD,” imbuh Menteri Syafruddin.

Bulan Puasa, Ini Harapan Menteri PANRB kepada ASN

Halaman: 
Penulis : Riana
 
×
×