logo


PLN Kembali Rekrut Mahasiswa ITS, Tujuannya Ini

Proses seleksi akan diadakan oleh perguruan tinggi terkait yang selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh PLN dalam seleksi program magang.

8 Mei 2019 07:14 WIB

Ilustrasi PLN.
Ilustrasi PLN. Istimewa

SURABAYA, JITUNEWS.COM - Baru-baru ini, Fakultas Teknik Elektro kembali mengadakan Sosialisasi Program Magang Mahasiswa Bersertifikasi (PMMB) PT PLN (Persero).

Program magang bersertifikasi ini pada mulanya dibuka bagi enam perguruan tinggi terpilih di Indonesia termasuk Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Namun, kini PLN telah membuka kesempatan lebih bagi perguruan tinggi lain di Indonesia.

Program magang yang baru saja diluncurkan pada 2018 lalu ini dibuka khusus bagi mahasiswa Fakultas Teknik Elektro dengan IPK minimal 2.75, telah lulus 108 SKS, menguasai pengetahuan yang sesuai dengan tuntutan standar kompetensi, dan bersedia ditempatkan di seluruh wilayah kerja PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur.


Bangun PLTD 200 kW, PLN Berhasil Listriki Pulau Doi di Halmahera Utara

Proses seleksi akan diadakan oleh perguruan tinggi terkait yang selanjutnya akan ditindaklanjuti oleh PLN dalam seleksi program magang.

Nantinya, peserta terpilih dari berbagai universitas akan diberi kesempatan untuk mengikuti magang di unit kerja PLN selama enam bulan lamanya. Selain melaksanakan magang, peserta juga akan berkesempatan mengikuti Class Training yang diakhiri dengan uji sertifikasi.

Dedet Candra Riawan, ST, MEng, PhD, dosen Departemen Teknik Elektro, mengatakan, banyak pegawai PLN yang iri kepada para mahasiswa PMMB

“Sebab, normalnya untuk mendapatkan sertifikasi ini membutuhkan dua tahun lamanya, sementara kalian bisa mendapatkannya hanya dengan waktu enam bulan saja,” tuturnya.

Dosen bidang studi Teknik Sistem Tenaga tersebut menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan sumber daya manusia, penelitian, dan pengembangan bidang ketenagalistrikan serta mendorong kesiapan lulusan dalam memasuki dunia kerja dan persaingan global.

“BUMN sedang gencar-gencarnya mencetak puluhan ribu sertifikasi bagi calon lulusan perguruan tinggi. Sebab tuntutan ke depan, lulusan perguruan tinggi harus punya sertifikat kompetensi,” papar Dedet, sebagaimana diwartakan its.ac.id.

Dedet juga menekankan, ada banyak sekali keuntungan dari program magang yang ditawarkan PLN ini. Selain mendapatkan ilmu secara langsung yang bermanfaat, mahasiswa juga akan mendapatkan gaji sebesar hampir dua juta rupiah untuk setiap bulannya.

“Peserta magang di sana akan dianggap sebagai pekerja seperti yang lain, bukan sebagai mahasiswa,” tutur Dedet.

PLN Upayakan Pemulihan Sistem Kelistrikan Pasca-Bencana Sulteng

Halaman: 
Penulis : Riana