logo


Teknologi Ion Beam, Padi Jadi Setinggi 1,5 m

17 Maret 2014 10:29 WIB


JAKARTA, JITUNEWS.COM - Banjir yang melanda sentra padi di Karawang, Jawa Barat, pada penghujung 2013 menimbulkan kerugian besar. Lahan sawah terendam banjir setinggi 60—70 cm dan membuat tanaman padi rusak. Kondisi serupa itu yang mendorong peneliti padi di Thailand menciptakan padi unggul melalui perbaikan sifat genetik dengan teknologi ion beam. Melalui teknologi itu peneliti Thailand dapat menghasilkan padi setinggi 1,5 m yang tahan terendam air. 

Menurut Ir Arwin, staf peneliti di Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) teknologi ion beam sangat pas untuk mengubah sifat genetik tanaman. “Untuk mutasi tanaman, ion beam lebih akurat dalam membelah DNA tanaman,” kata peneliti kedelai itu. Teknologi ion beam juga lebih sensitif untuk menganalisis sampel dengan waktu analisis singkat dan bersifat nondestruktif.

Arwin menuturkan peneliti Indonesia mendapat pengetahuan mengenai teknologi ion beam dari rekan peneliti asal Thailand dan Vietnam yang sudah mengaplikasikan teknologi itu. “Meski kita belum memiliki alat ion beam, kita bisa bekerja sama dengan Jepang untuk mengirim sampel dan diuji kepada mereka,” ujar Arwin yang meraih penghargaan dari Menteri Riset dan Teknologi Gusti Muhammad Hatta pada 2013 atas risetnya tentang kedelai gammasugeng I dan II itu.
 

Kenapa pupuk subsidi perlu dihapus?

Halaman: 
Penulis :