logo


Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat UI Ajak Masyarakat Terapkan Pola Hidup 5R

Berikut ulasannya

5 Mei 2019 10:42 WIB

Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia
Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Doc Jitunews

JAKARTA, JITUNEWS.COM - “Bumi darurat sampah!” Demikian hasil laporan World Bank Group di tahun 2016 menjerit. Setiap tahun, dunia diperkirakan menghasilkan sampah padat sebanyak 2,01 milyar ton.

Jumlah tersebut sama dengan 0,11—4,54 kg sampah per orang per harinya. Sampah plastik menjadi penyumbang proporsi sampah terbanyak keempat, yakni sebanyak 12%.

Angka tersebut sama dengan 252 juta ton dari seluruh negara penyumbang sampah, Indonesia menempati posisi kedua sebagai kontributor terbesar sampah plastik yang hanyut di laut lepas, setelah negara Tiongkok.


Pemilu 2019 Telan Korban, Mahasiswa Desak Pemerintah Beri Jaminan Sosial untuk Keluarga Korban

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melaporkan, sekitar 100.000—400.000 ton sampah plastik memasuki lautan Indonesia tiap tahunnya. Apabila masalah sampah ini tidak segera ditindaklanjuti, pada tahun 2050 diperkirakan bobot sampah plastik bisa menyaingi bobot ikan yang tinggal di lautan.

Sampah plastik menimbulkan berbagai dampak yang dapat merugikan manusia dan ekosistem, baik secara langsung maupun tidak langsung. Organisme laut seringkali keliru menyangka plastik sebagai makanan mereka lantaran adanya plastiphere, lapisan tipis mikroba yang mengeluarkan bau dan rasa seperti makanan. Fenomena ini jelas mempengaruhi kualitas biota juga organisme laut yang kita konsumsi sehari-harinya.

Selain itu, plastik yang hanyut di laut juga lebih mudah terurai menjadi partikel-partikel berukuran mikro bahkan nanoplastik. Mikroplastik merupakan partikel plastik dengan ukuran kurang dari 5 mm dan tidak larut air. Meski berukuran kecil, mikroplastik ini justru menimbulkan permasalahan baru yang lebih kompleks.

Tuntut Perbaikan Sistem Pemilu, HMI Cabang Sukoharjo dan BEM FH UMS Turun ke Jalan

Halaman: 
Penulis : Raka Kisdiyatma