logo


BPN Usul Autopsi Jenazah Petugas KPPS, TKN: Jangan Mempolitisasi

Menurutnya, lebih baik semua pihak melakukan evaluasi penyelenggaraan pemilu dibanding mengungkit soal jenazah

4 Mei 2019 11:46 WIB

Politisi Partai Golkar, TB Ace Hasan Syadzily
Politisi Partai Golkar, TB Ace Hasan Syadzily Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengusulkan untuk mengautopsi jenazah petugas KPPS yang meninggal dunia.

Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Ace hasan Syadzily, meminta untuk tidak mempolitisasi kematian petugas KPPS.

"Untuk apa? Jangan mempolitisasi para pejuang demokrasi yang telah mengorbankan jiwanya untuk terselenggaranya pemilu 2019 ini," ujar Ace seperti diberitakan Detikcom, Sabtu (4/5).


Mardani Haramkan #2019GantiPresiden, NasDem Sebut Perjuangan Prabowo-Sandi Sampai di Titik Akhir

Menurut Politikus Golkar ini, BPN tidak memiliki rasa empati terhadap kematian para petugas KPPS. Ace menilai usulan tersebut sangat tidak etis.

"Lagipula siapa yang curiga bahwa wafatnya para pejuang demokrasi itu dikarenakan ada sesuatu yang perlu diklarifikasi? Cobalah sedikit berempati dengan para pahlawan demokrasi itu. Tidak etis kalau pihak yang kalah kemudian mempersoalkan hal yang memang bukan kewenangannya. Yang berwenang itu ya keluarganya. Saya yakin para keluarga yang ditinggalkannya pun telah ikhlas untuk menerima wafatnya para petugas KPPS tersebut," tuturnya.

#2019GantiPresiden Diharamkan, TKN: Seharusnya Sikap Mardani Ini Diikuti Koleganya

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata