logo


Hari Pendidikan Nasional, Apa Kata Public Figure Tentang Pendidikan?

Berikut pernyataanya

4 Mei 2019 10:15 WIB

belajar
belajar
dibaca 267 x

Beberapa hari lalu, tepatnya pada tanggal 2 Mei 2019 merupakan Hari Pendidikan Nasional yang selalu diperingati setiap tahunnya di Indonesia. Setiap tahun juga, banyak komunitas-komunitas pendidikan yang menjadikan hari pendidikan ini sebagai momentum yang tepat untuk menyuarakan apresiasinya atas buruknya sistem pendidikan di Indonesia.

Pendidikan merupakan hal paling penting yang harus didapatkan dari semua anak di Indonesia. Karena pendidikan merupakan akar dari kemajuan bangsa ke depannya. Lantas, bagaimana yah komentar public figure terkait pendidikan? Berikut jawabannya:

1. Najwa Shihab


Tuntut Perbaikan Sistem Pemilu, HMI Cabang Sukoharjo dan BEM FH UMS Turun ke Jalan


Jika biasanya sang kakak Najelaa Shihab yang menjadi ikon pendidikan di Indonesia. Lalu seperti apa komentar sang adik, Najwa Shihab ketika membahas tentang pendidikan yah? Pada tahun 2018 lalu, Najwa pun pernah menulis di akun Instagram tentang ironi pendidikan di Indonesia. Najwa pun membahas tentang kebijakan kurikulum di Indonesia.

"Setiap ide tentang pendidikan ditawarkan, lekas saja rasa cemas datang. Kurikulum baru hadir dengan gugatan, soal karakter pendidikan. Kurikulum memang bukan kitab suci, justru harus bisa dievaluasi. Tapi jaman menuntut perubahan, yang tak sekedar tambal sulam kebijakan. Tantangan bukan hanya soal gagasan, melainkan keberhasilan pelaksanaan. Tak mungkin mengubah peserta didik, tanpa memperbaiki mutu pendidik. Saat begitu banyak pelajaran dijajalkan sebenarnya terlalu sedikit pendidikan. Sebab sekolah harus membebaskan jiwa, bukan sekedar mencetak kelas pekerja. Ujar Najwa Shihab dalam bukunya Catatan Najwa, Terkungkung Kurikulum.

2. BJ Habibie

Bacharuddin Jusuf Habibie lahir pada 82 tahun silam yang merupakan presiden ke 3 Republik Indonesia. Bagi BJ. Habibie, pendidikan sangatlah penting bagi seluruh anak-anak di Indonesia. Pasti akan banyak tantangan untuk menjalani pendidikan, namun ini tidak bisa menjadi alasan untuk tidak menjalankan kewajibannya untuk belajar dan mengejar pendidikan.

Bagi BJ Habibie, sebenarnya tidak ada masalah dengan mendapatkan nilai pas-pasan apalagi dengan pelajaran yang memang kurang digemari oleh anak-anak. Asalkan memang waktunya mereka diluangkan untuk hal-hal yang digemari dan bermanfaat. "Pokoknya lulus aja deh, dapat angka yang terendah, lulus. Tapi waktunya dimanfaatkan untuk yang digemari,” ujar BJ Habibie tentang pendidikan anak di Indonesia.

Bikin Merinding, Video Merry Riana ini Menuai Banyak Komentar!

Halaman: 
Admin : Raka Kisdiyatma