logo


Habib Rizieq Minta Situng KPU Dihentikan, TKN Sebut Lain Cerita Jika Prabowo-Sandi Menang

Ace dengan tegas menolak jika situng KPU dihentikan

3 Mei 2019 14:45 WIB

Politisi Partai Golkar, TB Ace Hasan Syadzily
Politisi Partai Golkar, TB Ace Hasan Syadzily Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab menyarankan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendesak KPU menghentikan real count.

Hal itu tidak mengherankan bagi Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Jubir TKN, Ace Hasan Syadzily, menyebut jika Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menang maka saran itu tidak akan dilontarkan.

"Ya pasti minta dihentikanlah, lha wong soalnya hasilnya juga menunjukkan kekalahan kubu Prabowo-Sandi. Sudah dapat ditebak bahwa para pendukung 02, termasuk Habib Rizieq, akan meminta KPU untuk menghentikan situng yang hasilnya memang memenangkan pasangan pasangan Jokowi-Kiai Ma'ruf. Mungkin ceritanya akan lain kalau situng itu akan memenangkan mereka," kata jubir Ace seperti dilansir dari Detikcom, Jumat (3/5).


Ratusan Petugas KPPS Meninggal, Fahri: Ini Adalah Kejahatan Besar

Menurutnya, saran tersebut dilontarkan karena hasil situng KPU menunjukkan kekalahan paslon 02.

"Situng KPU juga hasilnya akan sama dengan hasil rekapitulasi C1 dalam 'war room' yang kami miliki," ujarnya.

Update Pukul 12.45 WIB! Duet Adil Makmur Unggul 61,36 Persen di Riau, 57,42 Persen di Jambi, dan di Sumsel Serta Bengkulu Sebesar...

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata