logo


Mendikbud: 2019, Pemerintah Fokus ke Pembangunan SDM

Ada 3 peta jalan yang akan dilakukan Kemendikbud dalam membangun SDM yang unggul

3 Mei 2019 09:14 WIB

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, saat membuka Pekan Hardiknas 2019, di Benteng Vredeburg, Kota Yogyakarta, Rabu (1/5)
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, saat membuka Pekan Hardiknas 2019, di Benteng Vredeburg, Kota Yogyakarta, Rabu (1/5) Kemendikbud

YOGYAKARTA, JITUNEWS.COM - Pendidikan merupakan hal yang sangat penting bagi suatu negara, tanpa pendidikan yang memadai, maka mustahil suatu negara memiliki sumber daya manusia (SDM) yang yang unggul.

Untuk itu, dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2019, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyelenggarakan kegiatan Pekan Pendidikan Nasional pada 34 provinsi di seluruh Indonesia dengan mengusung tema “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan."

Dalam acara puncak peringatan Hardiknas Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yang merupakan tempat kelahiran Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, yang membuka perhelatan tersebut dengan melakukan jemparingan, yaitu posisi memanah sambil duduk bersila ala Yogyakarta, menyampaikan bahwa mulai tahun 2019, Pemerintah memfokuskan pembangunan sumber daya manusia (SDM).


Musik Tradisional Jagai Posampevusu Warnai Pekan Pendidikan dan Kebudayaan Sulteng

“Pemerintah mulai tahun ini akan mengalihkan perhatian secara bertahap dari pembangunan infrastruktur menuju pembangunan sumber daya manusia. Kalau kita pahami, apa yang disampaikan Ki Hajar Dewantara, maka salah satu tugas kita adalah membuat bibit itu tumbuh, kemudian menjadi pohon yang matang, yang dewasa. Jadi sebenarnya, pendidikan pada dasarnya adalah membangun manusia. Kalau kita membangun dari prasarana, itu karena prasarana adalah prasyarat untuk membuat manusia agar bisa tumbuh dan berkembang seperti yang diharapkan,” ujar Mendikbud, Muhadjir Effendy, saat membuka Pekan Hardiknas 2019, di Benteng Vredeburg, Kota Yogyakarta, Rabu (1/5) lalu.

Disampaikan Mendikbud, ada 3 peta jalan yang akan dilakukan Kemendikbud dalam membangun SDM yang unggul.

“Merespon arahan dari Bapak Presiden yaitu mengarahkan ke pembangunan SDM, maka Kemendikbud mulai merevitalisasi proses pendidikan anak usia dini (PAUD), membangun karakter terutama pada jenjang pendidikan dasar, serta menyiapkan generasi yang memiliki kecakapan dan keterampilan yang baik agar mereka bisa mandiri dan tidak tergantung pada pihak lain, sehingga kita mempunyai generasi muda produktif dan bisa memberikan sumbangsih untuk bangsa dan negara ini agar bisa menjadi negara besar dan maju,” tutur Mendikbud.

Ditambahkan Mendikbud, meskipun merupakan domain di luar Kemendikbud, pendidikan prenatal dan postnatal sangat penting. Pendidikan prenatal yaitu pendidikan sejak anak masih berada di dalam kandungan sampai 2 tahun setelah anak lahir, yakni ketika anak harus mendapatkan asupan air susu ibu

“Dan hal inilah yang belum tersentuh dengan baik. Padahal 1.000 hari awal kehidupan bayi inilah yang akan menentukan bagaimana bayi itu akan tumbuh dan berkembang selanjutnya. Kita mengalami masalah akibat keteledoran kita menangani usia prenatal dan postnatal ini, misalnya masalah stunting atau cebol. Cebol jangan dipahami fisiknya yang pendek, melainkan otaknya terutama. Saya yakin pendidikan prenatal dan postnatal ini harus kita tanamkan dengan baik kalau kita ingin menyiapkan bibit yang baik dan unggul,” terang Mendikbud.

Hardiknas 2019: Pembangunan Manusia Harus Dilandasi dengan Pendidikan Karakter dan Keterampilan

Halaman: 
Penulis : Riana