logo


Wamen ESDM: Saya Percaya Jika Kebijakan adalah...

Menurut Arcandra, kebijakan adalah salah satu subjek dari inovasi

3 Mei 2019 08:44 WIB

Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar.
Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar, membuka Workshop Kebijakan dan Pengelolaan Sektor Pertambangan, Kamis (2/5).

Menurut Arcandra, kebijakan adalah salah satu subjek dari inovasi dan workshop ini dapat dikatakan sangat bagus untuk berdiskusi dalam usaha peningkatan kebijakan di subsektor pertambangan.

"Saya percaya jika kebijakan adalah salah satu subjek ketika kita berbicara tentang inovasi. Workshop ini menurut saya sangat bagus untuk meningkatkan kebijakan di subsektor minerba," ujar Arcandra.


KESDM: 93,17 Persen Pulih, Lebih dari 9.000 Warga Bengkulu Kembali Nikmati Listrik

Arcandra juga berpesan supaya workshop ini dapat memberikan hasil yang nyata, bukan hanya selembar kertas.

"Pesan saya untuk workshop ini adalah dapat memberikan hasil yang nyata, bukan hanya selembar kertas. Kita butuh hasil yang nyata, yang bisa bermanfaat untuk Kementerian ESDM," tegas Arcandra.

Workshop ini diharapkan dapat membuat industri di subsektor minerba semakin baik. Arcandra juga bersedia untuk berdiskusi supaya lebih banyak lagi ruang untuk peningkatan di kebijakan pada subsektor minerba.

"Saya harap workshop ini dapat membuat industri di subsektor minerba semakin baik dari sebelumnya. Kami bersedia untuk diskusi dan mohon diberi masukan. Karena saya percaya bahwa sesuatu yang dibuat manusia tentu memiliki celah. Maka dari itu, semakin banyak yang berdiskusi dan memberi masukan akan membuka ruang untuk peningkatan," tandasnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Pembinaan Program Minerba, Muhammad Wafid, menyampaikan bahwa pada tahun 2018 capaian pembangunan subsektor minerba cukup menggembirakan.

"Tahun lalu, capaian subsektor Minerba dapat dikatakan menggembirakan. PNBP Minerba tahun 2018 mencapai Rp 50 triliun. Capaian ini adalah 156% dari target yang ditetapkan sebelumnya dalam APBN, yaitu Rp 32,1 triliun. Selain itu, sesuai data dari Badan Pusat Statistik (BPS) kontribusi sektor pertambangan pada PDB Indonesia 2018 adalah 8,03%, tumbuh positif sebesar 0,74 poin dibandingkan dengan pencapaian pada 2017," terang Wafid.

Fiji Lirik Sektor Turisme dan Sektor Energi Indonesia

Halaman: 
Penulis : Riana