logo


Tak Cuma Pendidikan, Investasi Kesehatan Penting untuk Mewujudkan Indonesia Emas 2045,

Kekuatan untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 berawal dari membangun sumber daya manusianya

2 Mei 2019 14:05 WIB

Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia melalui mahasiswa Program Doktoral Ilmu Kesehatan Masyarakat menggelar seminar dengan tema ‘Darurat Investasi Kesehatan Untuk Human Capital Menuju Indonesia Emas 2045’
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia melalui mahasiswa Program Doktoral Ilmu Kesehatan Masyarakat menggelar seminar dengan tema ‘Darurat Investasi Kesehatan Untuk Human Capital Menuju Indonesia Emas 2045’ Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Indonesia telah mencanangkan Visi Indonesia Emas 2045 yang merupakan impian besar mewujudkan manusia Indonesia yang maju, tangguh, dan mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain.

Ketua penyelenggara, dr. Andi Afdal Abdullah, MBA, AAK mengatakan bahwa kekuatan untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 berawal dari membangun sumber daya manusianya.

“Terdapat empat pilar dalam Visi Indonesia Emas 2045, yaitu Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan penguasaan ilmu pengetahuan serta teknologi, pembangunan ekonomi berkelanjutan, pemerataan pembangunan, dan ketahanan nasional serta tata kelola pemerintahan,” ujar Afdal di Auditorium FKM UI, Depok, Kamis (2/5).


Wow! Indonesia Masuk Negara dengan Garis Pantai Terpanjang!

Afdal menjelaskan bahwa Isu Human Capital merupakan salah satu isu penting dalam pertemuan tahunan International Monetary Fund (IMF) pada Oktober 2018 lalu di Bali. Dimana dalam kesempatan tersebut, IMF meluncurkan Human Capital Index (HCI), yaitu sebuah indeks yang menggambarkan produktivitas generasi mendatang yang diukur dengan cara membandingkan kondisi pendidikan dan kesehatan suatu wilayah dengan tolak ukurnya (benchmark).

“Indeks ini mengukur perkiraan nilai modal manusia pada anak yang lahir saat ini dan kondisi yang diperolehnya saat usia TA 18 tahun,” tuturnya.

Prabowo Pernah Sekolahkan Orang-orang yang Sekarang Berseberangan Dengannya

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Aurora Denata