logo


Moeldoko Minta Ijtima Ulama Dihentikan, PA 212: Apa Salahnya Kita Mengevaluasi

Slamet mengatakan bahwa selama acara Ijtima Ulama III akan membahas mengenai Pemilu 2019

1 Mei 2019 12:30 WIB

Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif.
Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif. Jitunews/Latiko A.D

BOGOR, JITUNEWS.COM - Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko, menyebut Ijtima Ulama III tidak ada kaitannya dengan Pemilu 2019, jadi tidak perlu diselenggarakan.

Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Ma'arif yang menanggapi pernyataan Moeldoko menyebut bahwa Ijtima Ulama sebelumnya berhasil memberikan rekomendasi untuk paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

"Jadi memang tidak bisa dipungkiri, Ijtima Ulama I dan II menghasilkan rekomendasi berkaitan pemilu dengan pilpres, sehingga ketika selesai apa salahnya kita mengevaluasi dalam Ijtima Ulama III?" kata Slamet di Hotel Lorin, Sentul, Bogor, seperti diberitakan Kumparan, Rabu (1/5).


01 Unggul di Real Count KPU, Ruhut: Pendukung Setia 01 Tetap Tenang dan Rendah Hati

"Ini saling berkaitan dan ini tidak bisa dipungkiri, Ijtima Ulama II menghasilkan rekomendasi untuk Paslon 02," lanjutnya.

Mahfud MD Minta Maaf Soal 'Provinsi Garis Keras', PKS: Bagus Disampaikan

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata