logo


Begini Jurus Jitu Pertamina Lancarkan Arus Mudik dan Balik 2019

Pertamina memprediksikan BBM jenis gasoline (bensin) selama Ramadhan dan Idul Fitri 2019 mengalami kenaikan hingga 15 persen dari rata-rata normal

29 April 2019 14:18 WIB

Ilustrasi, pendistribusian bbm oleh mobil tangki Pertamina.
Ilustrasi, pendistribusian bbm oleh mobil tangki Pertamina. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menjelang Bulan Suci Ramadan hingga arus mudik dan Balik Lebaran 2019, PT Pertamina (Persero) menyiagakan 43 SPBU di Tol Trans Jawa. Agar arus mudik dan balik berjalan nyaman dan lancar.

Pemetaan 43 SPBU di sepanjang jalan tol di Jawa tersebut rinciannya adalah 31 unit di Jakarta dan Jawa Barat, delapan unit di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), serta lima unit di Jawa Timur, berdasarkan data Pertamina di Jakarta, Senin (29/4).

PT Pertamina memprediksikan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) jenis gasoline (bensin) selama Ramadhan dan Idul Fitri 2019 mengalami kenaikan hingga 15 persen dari rata-rata normal 2018.


PLTP Unit II Dieng dan Patuha Mulai Dibangun

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman, mengatakan, Pertamina sudah mempersiapkan segala hal terkait pasokan BBM dan LPG selama masa Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (SATGAS RAFI) 2019.

"Seperti tahun-tahun sebelumnya, Pertamina sangat siap melayani kebutuhan energi bagi masyarakat pada momentum nasional seperti Ramadan dan Idul Fitri 2019. Dengan demikian, masyarakat dapat menjalankan Ibadah serta mudik dengan tenang dan nyaman bersama keluarga," katanya.

Selama SATGAS RAFI 2019, Pertamina menjaga stok Premium selama 21 hari, Pertalite 21 hari, Pertamax 22 hari, Turbo 58 hari, Solar 26 hari, Dexlite 27 hari, Dex 35 hari, Avtur 48 hari, LPG 16 hari, dan minyak tanah 69 hari. "Kami telah memproyeksikan besaran konsumsi BBM pada masa puncak, baik saat arus mudik, maupun arus balik," ujarnya.

Bahkan, tambah Fajriyah sejumlah sarana BBM telah disiapkan pada masa satgas di antaranya mobil dispenser 26 unit, motor kemasan 200 unit, kiosk Pertamax 67 titik, dan buffer tank BBM 115 unit. Menurut Fajriyah, pada masa SATGAS RAFI tahun ini, pihaknya akan lebih memberi perhatian pada ketersediaan BBM khususnya gasoline di jalur mudik tol menyusul mulai beroperasinya Tol Trans-Jawa dari Merak, Banten, hingga Pasuruan, Jawa Timur, serta Tol Trans-Sumatera ruas Lampung-Palembang, sehingga diperkirakan pemudik lebih memilih menggunakan transportasi darat dengan kendaraan pribadi dan umum.

Konsumsi BBM di jalur tol wilayah JawaTengah dan DIY pada Ramadan dan Idul Fitri 2019 diperkirakan mengalami lonjakan tertinggi hingga 300%, dibandingkan tahun lalu, disusul Jatim 140%, dan baru kemudian DKI Jakarta dan Jawa Barat 100%.

"Dengan tuntasnya jalur tol di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur maka diproyeksikan konsumsi BBM juga meningkat di sepanjang tol baru," ujarnya.

Untuk LPG, menurut Fajriyah, konsumsi saat masa puncak Lebaran diperkirakan naik 15% dari rata-rata normal, sedang rata-rata selama satgas sebesar 7% dari kondisi normal.

Sejumlah upaya pengamanan pasokan LPG selama RAFI 2019 yang dilakukan Pertamina antara lain keamanan stok melalui optimasi kilang dan impor, pangkalan buka saat libur Idul Fitri, menyediakan Bright Gas, mempersiapkan penambahan alokasi 10-15 persen, dan memberlakukan pangkalan siaga sebanyak 33.000 unit.

Banyak Kelebihan, Jonan Dorong Harga Mobil Listrik Lebih Terjangkau

Halaman: 
Penulis : Riana