logo


Musik Tradisional Jagai Posampevusu Warnai Pekan Pendidikan dan Kebudayaan Sulteng

Kegiatan ini dapat memotivasi bangkitnya pendidikan di Sulawesi Tengah, pascabencana 28 September 2018 lalu

29 April 2019 12:50 WIB

Pekan Pendidikan dan Kebudayaan Sulteng Suguhkan Jagai Posampevusu
Pekan Pendidikan dan Kebudayaan Sulteng Suguhkan Jagai Posampevusu Kemendikbud

PALU, JITUNEWS.COM - Jagai Posampevusu, musik tradisional Suku Kaili, di Sulawesi Tengah (Sulteng), yang ditampilkan oleh siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 15 Palu, mewarnai pembukaan Pekan Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Jagai Posampevusu bercerita tentang cara Suku Kaili menjaga semangat persaudaraan dan gotong royong di tengah-tengah kekacauan yang terjadi di masyarakat. Uniknya, musik ini tak hanya menghasilkan suara yang indah tetapi juga dikombinasikan dengan tarian adat oleh para pemain musiknya.

Suku Kaili merupakan suku bangsa di Indonesia yang mendiami sebagian besar wilayah Sulteng, khususnya Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi, dan Kota Palu. Kekerabatan dan kerja sama masyarakat Suku Kaili terlihat pada kegiatan-kegiatan pesta adat, kematian, perkawinan, dan kegiatan bertani.


Lagi, Lotte Foundation Tebar Beasiswa ke-11 Universitas di Indonesia

Kelompok musik tradisional itu tampil di hadapan Gubernur Sulteng, Longki Djanggola, yang membuka kegiatan Pekan Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Tengah.

“Kegiatan ini dapat memotivasi bangkitnya pendidikan di Sulawesi Tengah, pascabencana 28 September 2018 lalu,” ujar Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sulteng, Muhammad Askari, di kantornya, di Kota Palu, Sulteng, belum lama ini.

Kelompok musik tradisional SMPN 15 Kota Palu, telah menorehkan beberapa prestasi yang membanggakan. Tahun lalu mereka meraih juara pada Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) jenjang SMP di Bangka Belitung. Sebelumnya mereka juga menjuarai Konser Karawitan Anak Indonesia 2017 di Jakarta.

Memperkenalkan anak-anak terhadap musik tradisional merupakan praktik baik dalam pendidikan karakter, khususnya satu dari lima nilai utama pendidikan karakter, yakni nasionalisme. Anak-anak diajak untuk memiliki rasa cinta terhadap budaya, seni, dan tradisi masyarakat di sekitarnya. Dengan begitu, mereka akan tumbuh menjadi insan yang cerdas dan berkarakter.

RI dan Timor Leste Perkuat Hubungan Kerja Sama Bidang Pendidikan

Halaman: 
Penulis : Riana