logo


RI dan Timor Leste Perkuat Hubungan Kerja Sama Bidang Pendidikan

Kemendikbud menyambut dan mendorong lebih banyak lagi siswa dari Timor Leste untuk melanjutkan pendidikan di Indonesia

26 April 2019 09:36 WIB

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy. Istimewa

DILI, JITUNEWS.COM — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Republik Indonesia, Muhadjir Fffendy, dan Menteri Pendidikan, Pemuda, dan Olah Raga Republik Demokratik Timor Leste, Dulce De Jesus Soares, berkomitmen memperkuat kerja sama bidang pendidikan. Komitmen tersebut akan dituangkan dalam nota kesepahaman yang akan segera diperpanjang dalam tahun ini.

Nota kesepahaman kerja sama bidang pendidikan antara Indonesia dan Timor Leste yang ditandatangani sejak tahun 2014 akan berakhir pada bulan Agustus 2019.

“Kami akan kembali memperbaharui nota kesepahaman bidang pendidikan yang akan berakhir tahun ini. Nanti akan ada tim dari Indonesia dan Timor Leste yang akan merumuskan nota kesepahaman tersebut,” terang Muhadjir, saat melakukan pertemuan bilateral dengan Mendikpora RD Timor Leste, di kantor Kemendikpora RD Timor Leste, Dili, Rabu (24/4) lalu.


Pantau Ujian Nasional SMP, Mendikbud Bilang...

Dalam perumusan skema kerja sama yang baru tersebut, Mendikbud RI mengusulkan untuk adanya kerja sama bidang pendidikan vokasi atau kejuruan.

Bidang tersebut menurut Mendikbud perlu dimasukkan sebagai upaya menyiapkan tenaga kerja terampil antar kedua negara.

“Dengan ini nantinya kedua negara akan salin bertukar pengalaman,” ujar Muhadjir.

Pada kesempatan pertemuan ini, Muhadjir menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Pemerintah RD Timor Leste atas kerja sama yang telah terjalin dengan sangat baik, khususnya dalam bidang pendidikan dan kebudayaan di bawah payung nota kesepahaman yang telah ditandatangani pada tahun 2014.

“Kami mencatat, jumlah siswa dari Timor Leste yang memilih untuk belajar di Indonesia menunjukan peningkatan dalam satu tahun terakhir ini. Kami menyambut dan mendorong lebih banyak lagi siswa dari Timor Leste untuk melanjutkan pendidikan di Indonesia,” tutur Muhadjir.

Rencana pembaruan nota kesepahaman bidang pendidikan tersebut disambut baik dan diapresiasi oleh Mendikpora RD Timor Leste. Ia menyampaikan akan membentuk tim untuk membahas pembaruan dan perpanjangan nota kesepahaman bidang pendidikan tersebut.

“Sebelum bulan Agustus 2019 kita bisa lihat kembali nota kesepahaman yang telah dijalankan, dan perlu ada hal-hal yang dikaji kembali, serta kita juga akan membahas apakah penandatanganan nota kesepahaman yang baru dilakukan di Jakarta atau di Dili,” katanya.

Mendikbud: Aturan PPDB Sistem Zonasi Harus Ditegakkan

Halaman: 
Penulis : Riana