logo


Kemendes PDTT Sebut Sudah Ada 61% Desa Miliki BUMDes

Berikut ulasannya

26 April 2019 02:58 WIB

Sekjen Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Anwar Sanusi memberikan arahan kepada peserta Forum Tematik Bakohumas di Malang, Jawa Timur, Kamis (25/4/2019). Peserta juga melakukan kunjungan ke Desa Wisata Pujon Kidul yang dikeloka BUMDes setempat.
Sekjen Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Anwar Sanusi memberikan arahan kepada peserta Forum Tematik Bakohumas di Malang, Jawa Timur, Kamis (25/4/2019). Peserta juga melakukan kunjungan ke Desa Wisata Pujon Kidul yang dikeloka BUMDes setempat. Dody/Kemendes PDTT

MALANG, JITUNEWS.COM - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mencatat hingga Desember 2018 sebanyak 61 persen desa telah memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), atau telah terbentuk sebanyak 45.549 unit BUMDes di Indonesia. Jumlah ini meningkat tajam dari tahun 2014 yang hanya memiliki 1.022 BUMDes.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Jenderal Kemendes PDTT, Anwar Sanusi pada Forum Tematik Badan Koordinasi Kehumasan (Bakohumas) Kemendes PDTT di Kota Malang, Kamis (25/4).

"Sebanyak 45.549 BUMDes muncul. BUMDes ini diharapkan menjadi penyangga ekonomi di perdesaan," ujarnya.


Arif Wibowo Resmi Pimpin Garuda Indonesia

Anwar mengatakan, BUMDes merupakan lembaga ekonomi yang lahir bersamaan dengan lahirnya Undang-Undang Desa. Berbeda dengan koperasi yang dimiliki oleh sekelompok masyarakat, BUMDes dalam hal ini menjadi hak sepenuhnya bagi seluruh masyarakat desa.

"BUMDes adalah badan usaha yang setiap unit usaha terkelola menjadi sebuah organisasi dan dimiliki oleh desa. Sedangkan kalau koperasi hanya oleh orang-orang tertentu saja yang tergabung di koperasi tersebut," terangnya.

Wahh, Usai RUPS 6 Direksi Garuda Dicopot

Halaman: 
Penulis : Marselinus Gunas, Raka Kisdiyatma