logo


Lewat ISTA 2019, Kemenpar Siapkan Labuan Bajo Menjadi Destinasi Wisata Berkelanjutan

Labuan Bajo merupakan salah satu dari 12 lokasi pengembangan Sustainable Tourism Observatories (STO) di Indonesia

24 April 2019 08:28 WIB

Kementerian Pariwisata melalui Asisten Deputi Pengembangan Infrastruktur dan Ekosistem Pariwisata menyelenggarakan Sosialisasi Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) 2019 bertempat di Sylvia Resort Komodo, Selasa (23/4).
Kementerian Pariwisata melalui Asisten Deputi Pengembangan Infrastruktur dan Ekosistem Pariwisata menyelenggarakan Sosialisasi Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) 2019 bertempat di Sylvia Resort Komodo, Selasa (23/4). Kemenpar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kementerian Pariwisata melalui Asisten Deputi Pengembangan Infrastruktur dan Ekosistem Pariwisata menyelenggarakan Sosialisasi Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) 2019 bertempat di Sylvia Resort Komodo, Selasa (23/4).

Acara Sosialisasi Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) 2019 dihadiri oleh Tenaga Ahli Menteri Pariwisata Bidang Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan, Valerina Daniel, dan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Manggarai Barat, Agustinus Rinus.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pengelola destinasi pariwisata di Kabupaten Manggarai Barat dan media.


Sepotong San Fransisco di Jembatan Barelang Batam

Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) merupakan penghargaan dari Kementerian Pariwisata untuk destinasi yang telah menerapkan prinsip pariwisata berkelanjutan.

Ajang ISTA diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata untuk seluruh pengelola destinasi Pariwisata baik pengelola kawasan, agen travel, penyedia jasa, yayasan, maupun masyarakat lokal.

Pada acara ini juga diserahkan Nota Kesepahaman dari Kementerian Pariwisata kepada Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dan Universitas Flores untuk Pengembangan Sustainable Tourism Observatory (STO) di Labuan Bajo.

Labuan Bajo merupakan salah satu dari 12 lokasi pengembangan Sustainable Tourism Observatories (STO) di Indonesia, yang mana 5 di antaranya telah diakui United Nations World Tourism Organization (UNWTO) sebagai anggota International Network of Sustainable Tourism Observatories (INSTO).

 

Mengintip Festival Lembah Ijen di Gandrung yang Digandrungi

Halaman: 
Penulis : Riana