logo


Dirut PLN Sofyan Basir Ditetapkan KPK Sebagai Tersangka Suap PLTU Riau-1

KPK menduga Sofyan membantu Eni menerima suap dari Kotjo

23 April 2019 17:07 WIB

Dirut PLN Sofyan Basir.
Dirut PLN Sofyan Basir. Jitunews/Latiko Aldilla DIrga

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Direktur Utama PT PLN, Sofyan Basir terbukti terlibat dalam kasus suap proyek PLTU Riau-1. KPK menetapkan Sofyan sebagai tersangka.

"KPK menemukan bukti permulaan yang cukup dengan tersangka SFB (Sofyan Basir) diduga membantu Eni Maulani Saragih dan kawan-kawan menerima hadiah atau janji dari Johanes Budisutrisno Kotjo," ujar Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (23/4).

KPK menduga Sofyan membantu Eni menerima suap dari Kotjo.


Usai Lebaran, PLN Terbitkan Global Bond USD 2 Miliar

Kasus suap berawal dari Kotjo yang ingin mendapatkan proyek di PLN namun kesulitan mendapatkan akses. Dia lalu meminta bantuan mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto.

Novanto mengarahkan Kotjo pada Eni yang bermitra dengan PLN sesuai dengan Komisi VII di mana dirinya bertugas. Eni memfasilitasi pertemuan Kotjo dengan Direktur Utama PLN Sofyan Basir.

Sofyan diduga melanggar Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP atau Pasal 56 ayat 2 KUHP juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Lanjutan Kasus Romahurmuziy, KPK Panggil Lagi Sekjen DPR

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata