logo


Pengamat: Gaya Politik 'Remeh' Sandiaga Uno 'Ngena' di Masyarakat

Pengamat memprediksi kubu Jokowi-Ma'ruf akan mencari isu lain sebagai penangkal isu Prabowo-Sandi

14 Oktober 2018 09:15 WIB

Sandiaga Uno
Sandiaga Uno Instagram @sandiuno

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengamat politik menyebut gaya politik calon wakil presiden Sandiaga Uno yang dianggap remeh justru mengena di masyarakat menengah ke bawah. Misal menyebut tempet setipis kartu ATM dan harga nasi ayam goreng.

"Pertama jelas yang disampaikan Sandi itu adalah upaya untuk mengingatkan masyarakat tentang kondisi bangsa secara ekonomi, itu bahasannya bahasa politik itu kan. Dia menyasar masalah ekonomi yang dekat dengan masyarakat, seperti masalah tempe, nasi ayam. Kan yang biasa dekat dengan masyarakat itu," kata pengamat politik Universitas Andalas, Asrinaldi, Sabtu (13/10).

Menurutnya, Sandi melihat ekonomi di sektor riil yang harusnya diperhatikan pemerintah. Ia kemudian mencontohkan batalnya kenaikan harga BBM jenis Premium.


Sandi: Situasi Ekonomi Indonesia Seperti Kisah Nabi Yusuf AS

"Bisa dikatakan peringatan kepada rezim Jokowi sekarang bahwa mestinya harus bicara ekonomi yang di bawah dulu, ekonomi kerakyatan dan itu terbukti ketika pemerintah menaikkan BBM dan akhirnya kontroversi, akhirnya kembali. Premium kan dekat dengan rakyat kecil itu kan. Itu kan bukti pemerintah ada persoalan dengan ekonomi liberal ini," ujarnya.

Slogan 'Make Indonesia Great Again', Sandi: Masyarakat Rindu Masa Lampau

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata