logo


PBNU Sesalkan Pembubaran Sedekah Laut: Indonesia Bukan Negara Agama

Helmy menyinggung aksi penolakan tradisi adat tersebut mencuat setelah gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah

14 Oktober 2018 09:00 WIB

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Helmy Faishal Zaini.
Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Helmy Faishal Zaini. dpr.go.id

YOGYAKARTA, JITUNEWS.COM - Sekjen Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Helmy Faishal Zaini menanggapi peristiwa pembubaran persiapan sedekah laut di Pantai Baru, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

"Masyarakat tidak boleh main hakim sendiri, Indonesia itu bukan negara agama, tapi negara yang beragama. Kalau ada tudingan kegiatan itu dianggap musyrik, lha orang-orang yang bukan beragama Islam bisa dianggap musyrik semua, dan bisa dibenarkan dong untuk melakukan pelarangan peribatan dan seterusnya," kata Helmy di Sleman, Sabtu (13/10).

Ia meminta seluruh masyarakat menghormati keberagaman budaya Indonesia. Helmy menyebut banyaknya kebudayaan lokal di Indonesia adalah khazananh kekayaan bangsa.


Pesawat Bomber AS Langgar Wilayah RI, Jokowi Langsung Bertindak Tegas!

"Soal keyakinan agama masing-masing bagaimana kita menguatkan di masing-masing, tapi tidak boleh melakukan perusakan pelarangan. Kita negara hukum, sudah ada rambu undang-undang," ujarnya.

Ia menyesalkan peristiwa pembubaran persiapan sedekah laut tersebut. Helmy menyerahkan aksi tersebut ke pihak kepolisian.

Sandi: Situasi Ekonomi Indonesia Seperti Kisah Nabi Yusuf AS

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata