logo


Pengamat: Meski Naik, Harga Pertamax Cs Masih Wajar Dibanding…

Fabby menilai, harga BBM nonsubsidi Pertamina yang dinaikkan tersebut masih wajar

11 Oktober 2018 09:25 WIB

Direktur IESR, Fabby Tumiwa
Direktur IESR, Fabby Tumiwa greeners

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengamat energi, Fabby Tumiwa, mengatakan, langkah PT Pertamina (Pertamina) menaikkan harga BBM nonsubsidi sudah tepat. Pasalnya, hal itu dilakukan Pertamina untuk mengantisipasi harga minyak dunia yang kian meroket.

"Saya kita harga Pertamax misalnya jadi Rp 11.400 per liter itu Pertamina mengantisiapasi kalau harga minyak dalam datu bulan ke depan bisa naik sampai 80 dolar AS perbarel," kata Fabby, di Jakarta, Rabu (10/10).

Meski naik, Direktur Eksekutif IESR ini menilai, harga BBM nonsubsidi Pertamina yang dinaikkan tersebut masih wajar dan tidak terlalu mahal.


Pertamax Tak Sepi Peminat Meski Harganya Naik

"Kalau saya lihat harga BBM di negara lain jauh lebih tinggi. Misal, sekarang di Filipina atau Singapura harganya sekitar 1,1 dolar AS sekitar Rp 16.500 sampai Rp 17 ribu per dolar AS," imbuh Fabby, dikutip dari Republika.co.id.

Harga BBM Nonsubsidi Naik, DPR: Jika Tidak, Pertamina Bisa berdarah-darah

Halaman: 
Penulis : Riana