logo


"Ada Temuan yang Lebih Miris di PT Freeport"

Ketua Komisi VII DPR RI, Gus Irawan Pasaribu mengungkapkan kabar mengejutkan dari PT Freeport.

10 Oktober 2018 21:08 WIB

Ketua Komisi VII, Gus Irawan Pasaribu.
Ketua Komisi VII, Gus Irawan Pasaribu. dok. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memaparkan temuan di PT Freeport Indonesia yang perlu ditindaklanjuti oleh pemerintah kepada Komisi VII DPR RI.

Ketua Komisi VII DPR RI, Gus Irawan Pasaribu mengatakan dalam temuan BPK tersebut, ada konservasi ekosistem yang kemudian dikorbankan oleh Freeport. Dimana nilainya sebesar Rp 185 triliun.

Menurutnya di dalam temuan tersebut, BPK juga menemukan penyalahgunaan lahan hutan lindung seluas 4.500 hektare yang dilakukan oleh PT Freeport Indonesia.


Terus Usik Papua, DPR Desak Pemerintah Tinjau Ulang Hubungan Diplomatik dengan Vanuatu

"Ada temuan lain juga yang miris, bahwa PT Freeport Indonesia menggunakan lahan hutan lindung lebih dari 4.500 hektare, tanpa Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH),” ujar Gus Irawan di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (10/10).

PKS Instruksikan Kadernya Sumbang Gaji untuk Korban Bencana Sulteng

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar, Uty Saifin Nuha